Takluk Dilaga Perdana, Thomas Doll Keluhkan Kepemimpinan Wasit

Takluk Dilaga Perdana, Thomas Doll Keluhkan Kepemimpinan Wasit
Takluk Dilaga Perdana, Thomas Doll Keluhkan Kepemimpinan Wasit

AISSEKIYA – pelatih baru Persija Jakarta musim ini, Thomas Doll harus mendapatkan hasil minor di pertandingan perdana di kompetisi Liga 1 Indonesia.

Bertandang ke Gianyar dengan modal rentetan hasil positif dari laga uji coba, Persija Jakarta di buat tak berdaya ketika bermain di kandang Bali United, Stadion I Wayan Dipta.

Pelatih yang memiliki nama lengkap Thomas Jens Uwe Doll itu pun mengeluarkan banyak unek-uneknya seusai pertandingan.

Dalam sesi wawancara, Thomas Doll menilai bahwa anak asuhnya sudah memainkan sepakbola yang bagus awal-awal pertandingan. Bahkan, T. Doll tak ragu mengatakan bahwa timnya hampir saja mencetak gol saat pertandingan baru berjalan beberapa menit saja.

Baca Juga:  Tercipta Banyak Gol Pada Piala AFF U-16, Disebut-sebut Membuat Level Sepakbola ASEAN Stunting

“Saya ucapkan Selamat kepada Bali United. Saya rasa, semua orang bisa melihat bahwa kami bermain sepak bola indah di paruh pertama.”

“Bahkan, kami langsung bisa mendapatkan peluang besar di awal-awal laga dan tentu saja kami berhasil membuka laga dengan cara yang berbeda. Kami hampir mencetak gol.” ucap Thomas Doll.

Tak hanya sampai di situ, Thomas Doll juga menganggap bahwa anak asuhnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Meski ia juga mengakui bahwa para pemainnya masih banyak membuang-buang peluang.

Baca Juga:  Rene Out! Borneo FC Cukur Habis Persib Bandung 4-1

“Para pemain tampil bagus sampai 16 meter dari kotak penalti. Namun kami melewatkan beberapa kesempatan mencetak gol. Kamijuga sukses mengendalikan permainan. Tetapi, Bali United cukup berbahaya di situasi tertentu,” terangnya.

Selanjutnya, Thomas Doll benar-benar mengeluhkan keputusan wasit yang tidak memberikan tendangan pinalti kepada timnya di babak kedua.

Kejadian itu bermula ketika Firza Andika melayangkan umpan silang yang mengenai tangan Bali United. Namun sayangnya, wasit tidak melihat bahwa itu handball dan malah menunjuk tendangan penjuru.

Baca Juga:  Madura United Ambil Alih Puncak Klasemen Setelah Berhasil Melibas Persik Kediri

“Di babak kedua, Keputusan-keputusan wasit sama sekali tidak menguntungkan kami, Itu sangat-sangat jelas sebuah pinalti. Saya kurang tau apa yang mereka lakukan ketika di lapangan. Padahal mereka berjumlah lima,” terang juru taktik berusia 56 tahun ini.

“Semua jelas melihat jika umpan silang dari kaki Andika cuma berjarak 1m dari badan dan jelas itu sebuah handball di kotak handball,” keluh Thomas Doll.

close