Stefano Cugurra : Persija Hanya Menang Penguasaan Bola Saja, Tidak Ada Bahayanya

Stefano Cugurra : Persija Hanya Menang Penguasaan Bola Saja, Tidak Ada Bahayanya
Stefano Cugurra : Persija Hanya Menang Penguasaan Bola Saja, Tidak Ada Bahayanya

AISSEKIYA – Bali United berhasil mengawali musim dengan catatan apik. Tim besutan Stefano Cugurra ini berhasil menundukan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0.

Teco (sapaan akrab Stefano Cugurra) pun mengaku sangat senang bisa meraih kemenangan di laga perdana musim ini. Menurutnya, kemenangan di pekan perdana sangatlah penting untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu memang menjadi salah satu pelatih asing yang cukup sukses di Indonesia. Sebelum berhasil merengkuh gelar juara bersama Bali United, Teco juga pernah menjuarai Liga 1 Indonesia bersama Persija Jakarta.

Sementara itu, gol tunggal dalam laga tersebut di cetak oleh Willian Pacheco. Bek berpostur cukup tinggi tersebut berhasil membelokan umpan silang Irfan Jaya dengan kepalanya.

Baca Juga:  Andrika Fathir Janji Tampil 'All Out' Lawan Vietnam Demi Juara Piala AFF U-16 2022

Bek berkelas milik Persija, O. Kudela di buat tak berdaya oleh pemain asal Brasil tersebut. Dalam catatan, kemenangan Bali United kemarin merupakan kemenangan ke lima secara beruntun atas Persija Jakarta.

Teco Bagikan Resep Untuk Mematikan Taktik Thomas Doll

Hasil positif ini pun tak lepas dari peran Stefano Cugurra sebagai seorang head Coach Bali United. Juru taktik berpaspor Brasil tersebut benar-benar melakukan analisis yang akurat dan hasilnya Serdadu Tridatu mampu meredam strategi Persija Jakarta.

Baca Juga:  Beda Dengan Vietnam, Pelatih Thailand Puji Indonesia Layak Gelar Even International

“Kami sudah mengetahui sistem yang mereka gunakan. Mereka pasti akan memakai formasi 3-4-3. Saya tahu mereka akan tampil offensive.” Ucap Stefano Cugurra.

Stefano Cugurra mengatakan bahwa Persija Jakarta memang menguasai jalannya pertandingan. Namun serangan-serangan Persija sama sekali tidak membahayakan gawang Bali United.

Sebaliknya, Bali United banyak mencatatkan serangan berbahaya meski tidak menguasai pertandingan. Hal itu bisa terjadi karena Teco sudah mengintruksikan anak asuhnya untuk bermain disiplin dan sabar.

Di sepanjang babak pertama, Macan Kemayoran memang menunjukan gaya bermain yang sangat menyerang. Tim asuhan Thomas Doll tersebut tampil sangat percaya diri dan menguasai permainan.

Baca Juga:  Apresiasi Luis Milla Ke Bima Sakti Atas Suksesnya Bawa Timnas Ke Partai Puncak Piala AFF U-16

Namun Michael Krmencik cs mengalami kesulitan memasuki kotak pinalti Bali United. Bahkan kiper Bali United yakni Nadeo tidak mencatatkan save sama sekali di babak pertama.

“Mereka (Persija) hanya memegang bola, menang penguasaan bola, namun tidak berbahaya. Andai kami bisa lebih fokus di babak kedua, kami pasti bisa mencetak banyak gol.” Tutup Teco.

close