Sirkuit Mandalika Resmi Jadi Tuan Rumah MotoGP 2022

  • Bagikan
Sirkuit Mandalika resmi jadi tuan rumah MotoGP 2022

Dorna secara resmi mengumumkan bahwa Sirkuit Mandalika bakal menjadi tuan rumah MotoGP musim depan. Nantinya gelaran balap kelas dunia ini akan berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 18-20 Maret 2022.

Pengumuman ini pun disambut dengan positif oleh Direktur Strategi dan Komunikasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Happu Harinto. Menurutnya, ajang ini bisa mendorong sektor pariwisata di Indonesia.

“Kami akan terus berbenah diri sejak tahun pertama hingga 10 tahun ke depan, sehingga Pertamina Mandalika International Street Circuit ini akan menjadi sirkuit yang menghadirkan balapan kelas dunia,” ujar Happy dalam rilis yang diterima Tempo, Kamis, 7 Oktober 2021.

BACA JUGA:  Bojan Malisic Kritik Penampilan Pemain Asing Persib

Sementara itu, Managing Director Dorna Sport, Carlos Ezpeleta juga ikut memberikan komentar terkait masuknya Sirkuit Mandalika dalam agenda MotoGP 2022. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang mampu mewujudkan ajang ini

BACA JUGA:  Liga Eropa: Arsenal vs Villarreal, Ambisi The Gunners Susul MU
Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atas upaya mereka mewujudkan event ini. Dukungan dari Pemerintah yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk kehadiran MotoGP Indonesia 2022, akhirnya kami bisa balapan lagi di Indonesia pada Maret tahun depan,” katanya.

Sirkuit Mandalika sendiri saat ini dikabarkan telah mencapai 100 persen dalam hal pembangunan. Meski begitu, MGPA masih berusaha untuk berbenah dalam menyambut Asia Talent Cup dan WorldSBK musim ini.

BACA JUGA:  Pelatih Thailand Prediksi Timnas Indonesia Tak Akan Lolos Semifinal AFF CUP 2021

Terkait instalasi pit building, saat ini tengah masuk masa persiapan. Salah satunya adalah instalasi teknologi race elektronik dan pengecetan trek, yang masih dalam persiapan. Nantinya pengerjaan itu akan dilakukan 52 tenaga ahli berpengalaman dari berbagai negara.

  • Bagikan