Sedih Lihat timnas Kalah, Makan Konate Mengaku Tertarik untuk Dinaturalisasi

Sedih Lihat timnas Kalah, Makan Konate Mengaku Tertarik untuk Dinaturalisasi
Sedih Lihat timnas Kalah, Makan Konate Mengaku Tertarik untuk Dinaturalisasi

Pemain anyar milik Persija Jakarta, Makan Konate mengaku tertarik untuk dinaturalisasi agar bisa membela timnas Indonesia.

Makan Konate menegaskan, siap membela Timnas Indonesia bila ada kesempatan untuk dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia.

Seperti diketahui, Makan Konate sudah malang melintang jadi salah satu pemain asing yang berpengalaman di Indonesia.

Sejumlah klub besar sudah pernah ia bela, seperti Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, hingga kini berlabuh di Persija Jakarta.

Meski demikian. Hal itu tentu sulit terjadi karena ia sudah pernah dipanggil ke timnas Mali meski belum pernah dimainkan.

Tentu, banyak yang menanyakan soal kemungkinan Makan Konate membela timnas Indonesia. Apalagi, dia jua sudah fasih berbahasa Indonesia.

Baca Juga:  Final Piala AFF U16 Nanti Ada Babak Tambahan Atau Langsung Adu Penalti?

Pada Juni 2021 lalu, Makan Konate sempat dipanggil untuk melawan Aljazair, Kongo, dan Tunisia. Namun, dia belum pernah bermain. Jadi, sebenarnya dia masih bisa membela Indonesia.

Dikutip dari Channel YouTube, Atep TV, eks pemain Persib Bandung itu menyatakan kesediannya membela timnas Indonesia

“Kalau ada alasan dan rezekinya, pasti bisa menjadi WNI. Sebab sebelumnya pernah diproses. Namun, saya dipanggil ke Mali. Kalau ada kesempatan untuk menjadi WNI, tidak ada masalah,” ungkap Makan Konate.

Tak hanya itu, pemain Persija itu mengatakan, dirinya sering menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia.

Pemain asal Bamako, Mali, itu bahkan menuturkan, dirinya selalu mengikuti pertandingan yang international yang dilakoni Timnas Indonesia.

Baca Juga:  Netizen Murka, Markus Horison Teriakan Local Pride di Pesta Juara

“Waktu saya di Malaysia, di sini, saya sering menyaksikan Timnas Indonesia. Selalu nonton,” tuturnya.

Bahkan, dia mengaku sedih saat menyaksikan Timnas Indonesia gagal menjadi peringkat pertama di Piala AFF 2020.

Dia menuturkan, skuad berjuluk Gajah Perang merupakan tim yang kuat serta tak mudah untuk ditaklukkan. Laga menghadapi Thailand menurutnya merupakan pertandingan yang berat.

“Saya sedih juga, tapi Thailand itu kuat,” kata dia, seperti dikutip dari kanal YouTube Atep TV.

Dia menilai, skuad Garuda yang berlaga di Piala AFF 2020 memiliki potensi untuk menjadi tim yang kuat di masa yang akan datang.

Baca Juga:  Kemenangan Persib Bandung Atas PSIS Diwarnai Dengan Momen Kontroversial

Selain berpengalaman berkarier di Indonesia, pemain 30 tahun itu jua beberapa kali merasakan atmosfer di Malaysia.

Tercatat, pemain yang pernah membela Arema FC itu pernah membela T-Team pada 2016-2017 dan Terengganu FC di Liga Super Malaysia 2021.

“Liga Malaysia sama Liga Indonesia sama. Tak jauh beda. Di Indonesia suporter banyak, semua stadion penuh, suporter fanatik” tambahnya.

“Kalau di Malaysia, suporter tidak merata. Tapi di Malaysia banyak tim punya training ground, lebihnya sama, tak beda jauh,” tutup Makan Konate.

close