Santino Berti Terbaring di Rumah Sakit Usai Terinjak Pemain Persak Kebumen

  • Bagikan
Photo: pemain Persak Kebumen, Santino Berti terbaring dirumah sakit usai insident mengerikan yang dialaminya

Laga perdana Liga 3 PPSM Sakti Magelang vs Persak Kebumen diwarnai insiden memgerikan. Pemain Persak Kebumen menginjak leher pemain PPSM Sakti Magelang.

Laga antara PPSM Sakti Magelang vs Persak Kebumen di Stadion dr Moch Soebroto Kota Magelang, Senin (1/11) berjalan cukup keras.

Pemain Persak Kebumen, Tri Hartanto tertangkap kamera menginjak leher pemain PPSM Sakti Magelang, Santino Berti.

Akibat pelanggaran keras tersebut, Santino Berti harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulance hingga memicu protes keras dari kubu PPSM yang kemudian menarik pasukannya dari lapangan.

Sesaat sebelum pertandingan dihentikan, Wasit sempat diskusi di pinggir lapangan hingga akhirnya kembali ke tengah lapangan, dan memutuskan untuk menghentikan pertandingan.

BACA JUGA:  Unggah Photo Bersama Neneknya, Jordi Amat Segera Dinaturalisasi?

Saat ini, Santino Berti dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang. Berti dirawat di ruang Aster Lantai 3 RSUD Tidar Kota Magelang.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin bersama Ketua PSSI Askot Magelang, Joko Budiyono, membesuk Berti di RSUD Tidar Kota Magelang.

“Ya kita ikut prihatin terjadi insiden seperti itu. Ya mudah-mudahan si Berti, pemain kita dari PPSM segera sembuh dan semuanya harus sabar. Wong permainan mesti ada seperti itu. Sing penting kita harus sportif,” ujar Aziz usai membesuk di RSUD Tidar Kota Magelang, Selasa (2/11/2021).

BACA JUGA:  Kalahkan Ganda Thailand, The Minion Pastikan Indonesia All Final Hylo Open 2021

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin mengimbau, semua pihak untuk menyikapi kejadian tersebut dengan tetap sabar.

Untuk itu, agar semuanya tetap menjaga kondusivitas agar gelaran sepakbola liga 3 di Kota Magelang berjalan lancar, aman dan sukses.

“Kami mengimbau untuk semua pihak, pemain dan suporter PPSM tetap kepala dingin, menyikapi kejadian kemarin tetap sabar. Yang paling penting kita tetap jaga kondusivitas wilayah biar pergelaran sepakbola liga 3 di Kota Magelang ini sukses, aman, lancar dan ini akan menjadi prestasi tersendiri buat Kota Magelang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PSSI Askot Magelang, Joko Budiyono menambahkan, kalau insiden semacam itu bisa saja terjadi di dunia sepakbola. Kini harapannya, Liga 3 bisa jalan terus.

BACA JUGA:  Tolak PSSI, FK Senika Larang Egy Gabung Timnas Indonesia

“Selaku Ketua Askot, saya terima kasih Liga 3 sudah bisa dilaksanakan di Kota Magelang atas izin Pak Wali dan Kapolres. Hanya ada insiden kecil ini nggak usah terlalu dipermasalahkan dan ini biasa di dalam permainan bola sehingga nanti kita harapkan Liga 3 tetap bisa jalan. Bisa nanti menumbuhkan, membangkitkan lagi olahraga sepakbola di Kota Magelang,” pungkasnya.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang
  • Bagikan
close