Rajagopal Sebut Dirinya Tak Dipecat, Namun Keputusan Bersama

Rajagopal Sebut Dirinya Tak Dipecat, Namun Keputusan Bersama
Rajagopal Sebut Dirinya Tak Dipecat, Namun Keputusan Bersama

Aissekiya.com– Mantan pelatih Timnas Malaysia, K. Rajagopal akhirnya buka suara mengenai pemecatan dirinya dari kursi kepelatihan Timnas Brunei Darussalam. Ia sebut bahwa itu bukan pemecatan, melainkan keputusan bersama.

Diketahui, nama Rajagopal mungkin melekat di ingatan para pecinta sepakbola Indonesia. Rajagopal pernah menukangi Timnas Malaysia yang mengalahkan Indonesia di Final Piala AFF 2010 silam.

Rajagopal pun meneruskan kiprah kepelatihnnya dengan diangkat sebagai Pelatih Timnas Brunei Darussalam tahun lalu dan dikontrak selama 2 tahun.

BACA JUGA:  Tak Pernah Ganti, Baju Abu-abu Shin Tae-yong Bak Jimat di Piala AFF 2020

Namun, belum genap satu tahun, kiprahnya justru berhenti karena Asosiasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FABD) resmi mendepak dirinya dari kursi kepelatihan.

Menanggapi hal tersebut, Rajagopal akhirnya buka suara dan menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil secara bersama-sama dan bukanlah pemecatan.

“Saya datang ke sana dengan harapan besar karena kita tahu mereka sudah lama tak masuk fase grup Piala AFF. Tiba-tiba, pada Agustus merebak COVID-19 sehingga tidak ada aktivitas apa pun dan kami menaril diri dari (play-off) Piala AFF,” kata Rajagopal.

BACA JUGA:  Diterpa Virus Covid-19, Timnas Malaysia U-23 Mau Ikutan Mundur ?

“Setelah itu, kedua pihak berdiskusi dan tiba pada satu putusan karena situasi COVID-19, tak mungkin kita bekerja dengan baik. Sebagai pelatih, saya tak bisa melakukan yang diinginkan, federasi pun tak mendapat apa yang dikehendaki. Pada akhirnya, kedua pihak sepakat inilah yang terbaik.” tambahnya.

Rajagopal sendiri sangat optimis, anak asuhnya sebenarnya bisa masuk ke Piala AFF 2020 kemarin. Namun, FABD melarang mereka tampil karena covid-19 yang merebak.

BACA JUGA:  Piala AFC U-19 Terancam Batal Digelar Karena Covid-19 Kembali Melonjak Di Uzbekistan

“Bila pemain-pemain bisa merasakan persaingan di Piala AFF, itu mungkin akan jadi suntikan bagi mereka dan para pemain muda berikutnya untuk berkiprah di Piala AFF.” tegas Rajagopal

“Saya datang ke sana dengan harapan besar karena kita tahu mereka sudah lama tak masuk fase grup Piala AFF. Tiba-tiba, pada Agustus merebak COVID-19 sehingga tidak ada aktivitas apa pun dan kami menaril diri dari (play-off) Piala AFF,” kata Rajagopal.

close