Persik Kediri Harus Tersingkir Dari Piala Presiden Karena Koleksi Kartu Kuning

Persik Kediri lawan PSM Makassar

Kini Persik Kediri harus rela untuk mengubur impian mereka untuk melanjutkan ke babak perempat final Piala Presiden setelah mereka harus tersingkir di babak penyisihan grup D.

Perlu diketahui, Persik Kediri mendapatkan poin sama dengan PSM Makassar yakni 4. Dalam klasemen grup D Piala Presiden, Persik Kediri berada di peringkat 3, ada di bawah Arema dan PSM.

BACA JUGA:  Shin Tae-yong : Thailand Memiliki Individu Dan Postur Baik, Saya Harap Skuad Berjuang Lebih Keras

Akan tetapi PSM Makassar bisa melaju ke babak selanjutnya setelah finish sebagai runner up Grup D, karena berhasil mencatatkan penerimaan kartu lebih sedikit.

Walupun gagal, Javier Roca tetap memberikan apresiasi bagus kepada Persik Kediri selama melakoni lawatan ke Malang.

“Sepanjang laga kompetisi, para pemain sudah memberikan permainan yang bagus, sesuai dengan ciri khas tim kami,” terang dari Javier Roca.

BACA JUGA:  Tiga Pemain Kunci Thailand Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia U-19

Ada beberapa yang kurang dari Persik Kediri. Seperti finishing yang kurang bagus. Menjadi pekerjaan utama untuk sang pelatih dari Chile tersebut sebelum melangsung ke Liga 1 2022/2023.

PSM dan Persik sama-sama mendapatkan 4 poin serta selisih gol 0. Maka untuk sistem penyisihannya menggunakan ayat 2 poind, setelah poin a head to head gugur, dan juga aturan selisih gol maupun produktivitas gol.

BACA JUGA:  Pelatih Vietnam Beri Peringatan, Belum Puas Usai Menang Telak Versus Filipina

Maka menganut pada pasa 5 Regulasi Piala Presiden tentang faktor disiplin. Nilai lebih rendah dari perhitungan perolehan kartu kuning dan merah dalam seluruh pertandingan di grup.

Karena Persik Kediri telah mengoleksi sebanyak 12 kartu kuning, sedangkan PSM hanya mendapatkan 3 kartu kuning selama penyisihan grup.

close