Persebaya Bingung Pemain yang Dinyatakan Positif Ternyata Negatif, Kok Bisa ?

Persebaya Bingung Pemain yang Dinyatakan Positif Ternyata Negatif, Kok Bisa
Persebaya Bingung Pemain yang Dinyatakan Positif Ternyata Negatif, Kok Bisa

Aissekiya.com– Asisten Pelatih Persebaya, Mustaqim mengaku heran dengan hasil tes PCR PT LIB dan PCR Mandiri yang mereka lakukan karena hasilnya berbeda.

Diketahui, Persebaya harus mengakui kekalahan dari Persipura dengan skor 0-2. Dalam pertadingan tersebut, Persebaya tak dapat memainkan pemainnya yang dinyatakan positif covid-19 oleh PT LIB melalui tes PCR.

Mustaqim mengakui bahwa terasa ada yang janggal karena para pemain terlihat sehat bugar. Ia pun bersama Manajemen Persebaya melakukan tes PCR mandiri dan hasilnya mengejutkan beberapa pemain yang dinyatakan positif justru hasilnya negatif.

“Tetapi, kami mempunyai inisiatif bahwa sebetulnya pemain tidak ada masalah dengan kondisi,” kata Mustaqim.

“Bahkan sebelum pertandingan, pemain yang dinyatakan positif itu segar bugar. Akhirnya manajemen berinisiatif untuk melakukan tes PCR mandiri. Dan terbukti hasilnya beberapa pemain dinyatakan negatif.

Baca Juga:  Wejangan Bima Sakti Saat Turun Minum Dongkrak Skuad Indonesia U16 Berhasil Comeback

Jelas menurutnya ini sangat merugikan bagi Persebaya. Namun meski melakukan tes PCR Mandiri hasilnya negatif, tetap saja pemain tersebut tidak diturunkan karena yang dipakai adalah hasil PCR dari PT LIB.

“Ini sangat merugikan bagi kami. Dan ini perlu dikaji ulang bahwa kalau yang menentukan pemain bisa main di lapangan itu sekarang bukan pelatih, melainkan yang menentukan hasil tes PCR. Dan ini betul-betul sangat merugikan.

“Apalagi beberapa pemain yang dinyatakan negatif adalah pemain yang sebelumnya dinyatakan positif. Ya tentunya mereka tidak latihan.

“Dan ini yang membuat kami beberapa pemain dengan terpaksa harus memainkan pemain yang dinyatakan negatif.

Baca Juga:  Momen Pemain Bali United Tarik Baju Septian Bagaskara

“Ini sama dengan menari di atas penderitaan orang lain. Bagi kami, okelah kami kalah,tapi kalah kan ada sebabnya,” ujarnya.

“Terus terkait beberapa pemain positif. Ya padahal kami punya inisiatif hanya untuk perbandingan saja. Kenapa ini kok tahu-tahu mendadak sekali dinyatakan positif. Sedangkan pemainnya itu seger buger. Makannya kami punya inisiatif untuk perbandingan saja,” kata Mustaqim.

“Tetapi walaupun negatif (saat tes mandiri) itu tidak bisa (main). Percuma juga. Karena yang dilaporkan ke LIB ke panitia adalah pemain yang sah negatif oleh LIB yang mastiin,” ujarnya.

Meski begitu, Mustaqim dan Persebaya tetap menerima kekalahan mereka melawan Persipura. Ia menyebut seluruh pemain Persebaya sudah bermain dengan baik dan bekerja keras.

Baca Juga:  Pelatih Vietnam U-16: Wasit Tak Becus, Harusnya Itu Gol Buat Kami!

“Tetapi, sebenarnya pemain kami sudah berjuang maksimal dan beberapa peluang sudah berhasil diciptakan. Itulah sepak bola,” ujarnya.

“Pemain yang kami mainkan tadi ada yang belum pernah merasakan (kompetisi besar Indonesia) bahkan Liga 3 juga belum pernah. Kami berani menurunkan pemain.

“Seperti si Widi Syarief dan satu lagi Ruy. Mereka tidak pernah. Bahkan, baru masuk line-up dan main inti. Dia jg kaget. Tetapi, kami tetap membesarkan hatinya bahwa siapapun yang main bagi Persebaya tunjukkan karakter main Persebaya,” ujarnya.

close