Pendukung Malaysia Dituding Diskriminatif ke Suporter Bangladesh

Pendukung timnas Malaysia baru-baru ini mendapat sorotan setelah disebut menindas dan melecehkan supporter Bangladesh. Itu terjadi saat seluruh fans Bangladesh menonton secara langsung laga di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

Diketahui bahwa Malaysia berhasil memetik kemenangan dengan skor 4-1 lawan Bangladesh di pertandingan terakhir Grup E babak Kualifikasi Piala Asia 2022. Kemenangan tersebut mengantarkan Harimau Malaya lolos ke putaran final Piala Asia 2023 mendatang.

Namun, kesuksesan Malaysia ini justru dinodai oknum pendukungnya sendiri. Seorang fans Bangladesh yang datang menonton laga tersebut mengaku menerima perlakuan kurang menyenangkan dari fans tuan rumah.

BACA JUGA:  Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Nepal Kena Serangan Jantung

Para supporter tak hanya mengklaim fans Malaysia menindas mereka. Selain itu, supporter tersebut menuding bahwa Malaysia menjadi negara yang sangat rasis. Menurut pengakuan, fans Bangladesh mengaku tak mendapat kursi sesuai tiket yang dibeli.

Ia menuduh pihak kepolisian memang sengaja membuat supporter Bangladesh untuk duduk ke kursi yang kurang nyaman dan memberi keuntungan pada fans Malaysia untuk menyaksikan pertandingan dengan nyaman.

BACA JUGA:  Gol Evan Dimas dan Ramai Rumakiek Bawa Timnas Indonesia Taklukkan Taiwan

Tuduhan ke Pendukung Malaysia Langsung Viral

Tuduhan terhadap fans timnas Malaysia tersebut langsung viral di sosial media. Di video yang di upload oleh akun TikTok @ShikhRizal, terlihat bahwa kemarahan para fans Bangladesh dari perlakuan pendukung tuan rumah.

“Lihat, semua ini adalah fans Malaysia, lihat, mereka bisa menonton pertandingan dengan sangat jelas. Tapi kami, kamu tak menerima apapun, supporter Bangladesh hanya bisa membayangkan siapa yang membawa bola namun tak bisa melihat.

BACA JUGA:  Resmi Diperkenalkan, Kim Pan Gon : Saya Akan Bawa Timnas Malaysia Lampaui Tingkat Asia Tenggara

“Mereka mendapat pemandangan yang sangat jelas, serta kami, kami berada disini. Taka da yang bisa melihat wajah teman-teman dan tak ada lampu.”

“Ini tak bisa diterima. Kami kecewa sekali. Kami cinta Malaysia tapi tak akan mendukung Tindakan diskriminasi semacam ini.”

close