Pelatih PSM Makassar Heran Pemain Indonesia Mulai Mata Duitan

  • Bagikan

Pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, menemukan fenomena baru selama periode bursa transfer awal musim BRI Liga 1 2021/22.

Menurutnya, banyak pemain liga 1 termasuk para pemain muda mulai mata duitan.

“Terkadang ada pemain yang memang hanya ingin mencari uang sehingga tak peduli memperkuat klub kasta kedua,” ungkap Milomir Seslija, Senin (30/08/21).

BACA JUGA:  Sudah Hampir Rampung, Ini Penampakan Megahnya Istora Papua

“Beberapa pesepakbola Indonesia seperti ini dan tak adil menurut saya karena kita semua seperti sangat bergantung dan dipermainkan oleh uang,” kata juru taktik PSM Makassar ini lagi.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

Diketahui akhir-akhir ini banyak pemain berlabel timnas rela bermain untuk tim kasta kedua Liga Indonesia.

BACA JUGA:  Debut Asnawi di K-League, Ansan Greeners Tahan Imbang Busan IPark

Hal ini tak terlepas dari bermunculannya klub kaya raya di Liga 2 yang disokong investor baru seperti Persis Solo, RANS Cilegon FC, AHHA PS Pati FC, dan Dewa United.

Lebih lanjut, pelatih sepak bola yang akrab dipanggil Milo ini mengatakan bahwa fenomena baru tersebut sangat mempengaruhi bursa transfer awal musim BRI Liga 1 2021/22.

BACA JUGA:  Pelatih Persebaya Aji Santoso Berharap Timnas U-19 Lebih Berani Main Satu Dua Sentuhan

Milo menyebut loyalitas dari seorang pemain kini bergantung pada besar tidaknya nilai kontrak yang ditawarkan oleh sebuah klub.

“Makanya, kami hanya membutuhkan pemain yang fokus meraih prestasi, bermain dengan semangat juang tinggi, dan tak egois mengutamakan uang,” tegas Milo.

  • Bagikan