Pejuang Keras! Robi Darwis Mampu Membayar Kepercayaan Coach Shin Tae-yong

Pejuang Keras! Robi Darwis Mampu Membayar Kepercayaan Coach Shin Tae-yong
Pejuang Keras! Robi Darwis Mampu Membayar Kepercayaan Coach Shin Tae-yong

AISSEKIYA-Pemain timnas Indonesia U-19, Robi Darwis kerap dimainkan sejak menit awal Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Akan tetapi dirinya mengaku senang karena mampu membayar kepercayaan Shin Tea-yong dengan lolos keputaran final Piala Asia U-20 2023.

Robi Darwis terbilang menjadi pemain yang konsisten menjaga pertahanan timnas Indonesia. Dia juga rajin membantu serangan meski berperan sebagai pemain belakang.

Terbaru Robi ikut membantu kemenangan Indonesia melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Dirinya pun ikut berjasa dalam membawa timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U-20 yang akan berlangsung di Uzbekistan.

Baca Juga:  Menghitung Peluang Argentina Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2022 Di Babak Pamungkas

Meskipun demikian, Robi tampak menjadi pemain yang dipercaya pelatih Shin Tae-yong. Bahkan dia tidak pernah menempati posisi aslinya, dia di tempatkan di posisi gelandang bertahan dan kerap di plot sebagai bek tengah.

Robi mengakui hal tersebut menuntutnya untuk fokus dan sangat menguras energi. Namun dirinya tidak mempermasalahkan dan ingin memberikan segalanya untuk Indonesia.

Baca Juga:  Hansamu Yama Buka Suara Terkait Latihan Perdana Bersama Shin Tae-yong

“Tentunya sangat capek ya, karena saya pemain bertahan dan harus membantu maju untuk menyerang dan juga harus melakukan throw in jarak jauh,” kata Robi dalam jumpa pers, Minggu 18/09/2022.

“Melelahkan iya, tapi saya sudah terbiasa dengan itu. Apalagi sekarang saya berjuang untuk Indonesia, jadi 1000 persen saya siap,” tambahnya.

Baca Juga:  Kim Bong Soo Keras Dan Tegas Melatih Kiper Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Robi juga berkomentar soal tugasnya melakukan lemparan jarak jauh. Selepas melakukan lemparan jarak jauh, dia juga harus siap akan potensi terjadinya transisi permainan.

“Untuk throw in itu juga tidak mudah. Saya harus fokus ke pertahanan dan juga melakukan throw in untuk serangan. Selepas itu harus siap transisi ke bertahan dengan cepat,” jelasnya.

close