Parah, Pelatih Persiraja Tuduh Barito Putera Bayar Wasit

Parah, Pelatih Persiraja Tuduh Barito Putera Bayar Wasit
Parah, Pelatih Persiraja Tuduh Barito Putera Bayar Wasit

Aissekiya.com– Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan membeberkan ucapan dari Pelatih Persiraja, Sergio Alexandre saat pertandingan berlangsung.

Diketahui pertandingan antara Persiraja vs Barito Putera berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol Persiraja dicetak oleh Jabar Sharza dimenit ke 54. Sementara Barito Putera mmapu menyamakan kedudukan di menit ke 62.

Usai gol dimenit ke 62, terdapat insiden adu mulut antara Rahmad Darmawan dan Sergio Alexandre. Pelatih Barito Putera mengungkapkan apa ucapan yang dilontarkan pelatih Persiraja pada saat itu.

BACA JUGA:  Terlibat Prostitusi Online , Hana Hanifah dan Pelanggannya Digerebek Polisi Saat Telanjang

Ia menjelaskan bahwa Sergio Alexandre mengatakan ” Bayar berapa Barito kepada wasit. Sontak ucapan tersebut membuat Rahmad Darmawan kesal.

Menurutnya sanga tak pantas seorang pelatih berbicara seperti itu. Ditambah lagi pertandingan belum usai hingga babak kedua berakhir.

“Karena dia berbicara how much Barito (Putera) pay for refree, itu wajah dia (Sergio Alexandre) ke saya,” ucap Rahmad Darmawan.

BACA JUGA:  Moment Alfeandra Dewangga Gagal Manfaatkan Peluang Emas di Depan Gawang

“Maka saya respons, harusnya anda sebagai pelatih profesional tidak boleh seperti itu,” sambung mantan pelatih Persija Jakarta itu.

“Saya perlu jelaskan, di dalam sebuah pertandingan itu biasa,” kata mantan pelatih Tira Persikabo itu.

“Kami diuntungkan, kadang dirugikan, tapi ada hal-hal yang sengaja atau boleh dibilang human error.”

“Kemarin tim saya lebih fatal dari kondisi ini, tapi saya tidak akan mengatakan berapa dibayar,” ucap Rahmad Darmawan.

BACA JUGA:  PSIS Semarang Dukung Penuh Jika Pratama Arhan Ingin Berkarir di Eropa

“Saya berikan terima kasih kepada pemain Barito Putera yang hari ini sudah sekuat tenaga untuk bermain sesuai dengan apa yang diinginkan,” tutur pria yang akrab disapa RD itu.

“Walau di babak pertama tidak berjalan efektif ada perubahan strategi dari lawan.”

“Kami terlambat mengantisipasi,” kata RD.

close