Para Pemain Persija Hanya Mampu Bermain Gegenpress Satu Babak Saja, Babak Kedua Awur-Awuran

Para Pemain Persija Hanya Mampu Bermain Gegenpress Satu Babak Saja, Babak Kedua Awur-Awuran
Para Pemain Persija Hanya Mampu Bermain Gegenpress Satu Babak Saja, Babak Kedua Awur-Awuran

AISSEKIYA – Persija Jakarta berhasil mengamankan tiga poin saat menghadapi Persis Solo pada laga pekan kedua BRI Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada hari Minggu (31/7/2022) kemarin.

Meski berhasil menang dengan skor 2-1, namun hasil tersebut tidak membuat juru taktik Persija Jakarta, Thomas Doll langsung merasa puas.

Baca Juga:  Gaya Anti Mainstream Neymar Saat Rayakan Kemenangan Brasil Atas Korea

Dimana, Strategi gegenpressing yang dipraktikkan Hanno Behrens dan kolega masih jauh dari yang diharapkannya.

Skuad Macan Kemayoran memainkan pola pertandingan dengan intensitas yang cukup tinggi pada babak pertama pertandingan.

Dua gol berhasil diciptakan oleh Persija Jakarta, namun saat memasuk babah kedua pertandingan pola permainan Macan Kemayoran menurun drastis.

Sebenarnya, taktik permainan Thomas Doll yang hampir mirip dengan rekan – rekannya asal Jerman, Jurgen Klopp menarik untuk disaksikan. Anak asuh Thomas Doll terus melakukan pergerakan. Mereka berhasil memberikan tekanan terus menerus kepada tim lawan.

Baca Juga:  Demi Juara, Argentina Bertekad Pulangkan Belanda Dari Piala Dunia

Bukan hanya saat menyerang, namun saat pertahanan pun mereka tampil begitu solid. Para pemain Persis Solo tak diberi nafas panjang untuk menguasai bola, selalu ada pemain Persija yang langsung melakukan pressing.

Baca Juga:  Jelang Laga Melawan Brasil, Paulo Bento Bicara Peluang Korea Selatan

Strategi gegenpressing beberapa tahun terakhir memang populer di Jerman. Permainan yang atraktif dan memberikan hasil positif kepada tim – tim yang memainkan strategi ini.

close