MotoGP Dengan Kearifan Lokal, Ini Penampilan Pawang Hujan di Mandalika

MotoGP Dengan Kearifan Lokal, Ini Penampilan Pawang Hujan di Mandalika
MotoGP Dengan Kearifan Lokal, Ini Penampilan Pawang Hujan di Mandalika

Aissekiya.com– MotoGP musim ini memang sangat bermakna karena Indonesia masuk kedalam bagian ajang balapan populer di dunia.

Mandalika pun menyajikan sirkuit yang luar biasa serta keindahan panorama alam yang semakin memanjakan para rider luar negeri.

MotoGP Mandalika Indonesia yang berlangsung Minggu siang menarik banyak perhatian.

BACA JUGA:  Pelatih Timnas Malaysia Tak Sabar Adu Taktik Lawan Shin Tae-yong

Terutama sang pawang hujan bernama Raden Rara Isti Wulandari atau yang karib disapa Mbak Rara.

MotoGP di Mandalika sejatinya dimulai pukul 14:00 Wib. Namun karena hujan yang cukup deras, balapan baru bisa dimulai pada pukul 15:15 Wib.

BACA JUGA:  Pemainnya Jadi Korban Rasisme, PSM Makassar Akan Lapor PSSI

Menariknya pada saat hujan deras, mbak Rara menunjukkan kemampuannya sebagai pawang hujan agar hujan cepat berhenti.

Ritual tersebut dilakukan mbak Rara di lintasan dan terlihat membaca mantra sambil membawa sesajen. Ia juga membawa sebuah mangkuk berwarna emas dan kentungan berukuran mini.

BACA JUGA:  Bruno Casimir Bantah Dirinya Lakukan Sepakbola Gajah : Saya Pemain Profesional !

Ritual ini sempat viral di sosial media dan mendapatkan perhatian khusus dari para pecinta balapan MotoGP.

Banyak yang menganggap MotoGP kali ini benar benar rasa kearifan lokal Indonesia dengan keunikan tersebut.

close