Mafia Bola Indonesia Masih Eksis, Ketum PSSI Pastikan Terus Berantas dan Perbaiki Kualitas Wasit

Mafia Bola Indonesia Masih Eksis, Ketum PSSI Pastikan Terus Berantas dan Perbaiki Kualitas Wasit
Mafia Bola Indonesia Masih Eksis, Ketum PSSI Pastikan Terus Berantas dan Perbaiki Kualitas Wasit

Aissekiya.com– Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa keberadaan Mafia Bola di Indonesia memang ada dan tak bisa dipungkiri.

Kemajuan sepakbola Indonesia memang terus disorot terlebih lagi kualitas dari Liga 3, Liga 2 dan Liga 1 sangat jauh berbeda serta masih banyak kekurangan.

Contohnya saja carut marut Liga 3 di musim ini yang masih banyak campur tangan mafia bola dan melakukan pengaturan skor.

BACA JUGA:  PSSI Siapkan Piala Menpora Sebagai Ajang Pemanasan Sebelum Bergulirnya Liga 1

Mochamad Iriawan sendiri memang tak bisa membantah adanya oknum-oknum nakal tersebut di industri sepakbola Indonesia.

Contoh nyatanya adalah di Jawa Timur dimana saat ini sudah ada pelakunya dan tengah dihukum oleh pihak yang berwenang.

Mochamad Iriawan menegaskan bahwa PSSI terus berupaya memberantas dan memerangi mafia bola tersebut.

Selain itu, PSSI juga terus berupaya meningkatkan kualitas serta kesejahteraan dari wasit agar tak tergoda dengan duit panas dari mafia bola.

BACA JUGA:  PSSI Akan Naturalisasi 5 Pemain Brasil untuk Piala Dunia U-20 Tahun Depan

“Keberadaan mafia bola dan pengaturan skor memang tidak dapat dipungkiri. Namun saya akan tetap menindaklanjuti dengan tegas para oknum-oknum tersebut karena telah membuat sepak bola yang kita cintai menjadi tidak bersih.” tulis Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan di akun instagram pribadinya.

“Selain memberantas para oknum, dari sisi lain tentunya kami juga berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan para wasit dan perangkat pertandingan lainnya agar mereka tak terpengaruh pihak manapun.”

BACA JUGA:  Menpora Akan Gelar Turnamen Amal, Fun Football & Charity

“Pelatihan wasit juga kami tingkatkan dan perketat agar hasil yang didapatkan dari para wasit bisa lebih optimal dan adil. Penjelasan lengkap saya bisa teman-teman dengarkan pada saat live beberapa waktu lalu.” tutup Mochamad Iriawan.

close