Kirim Dokumen ke PSSI, Jordi Amat Selangkah Lagi Gabung Timnas Indonesia

  • Bagikan
Kirim Dokumen ke PSSI, Jordi Amat Selangkah Lagi Gabung Timnas Indonesia
Jordi Amat sudah mirim dokumen ke PSSI untuk proses naturalisasi dan menyatakan kesiapannya membela Timnas Indonesia

Pemain KAS Eupen, Jordi Amat disebut telah mengirimkan dokumen untuk proses naturalisasinya pada PSSI. ia disebut sudah sepakat dan siap membela Timnas Indonesia di masa mendatang.

Dikutip dari Sporstars.id. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abulgani, mengungkapkan bahwa pemain keturunan Indonesia-Spanyol itu telah mengirim berkas-berkas untuk proses naturalisasi

“Untuk Jordi (Amat) dan Kevin (Diks), agennya ini bilang mau bicara dulu sama pemainnya. Itu pembicaraan terakhir sama teman saya itu. Tapi kemarin itu ternyata Jordi itu sudah kirim dokumen-dokumen, seperti surat keinginan untuk menjadi warga negara Indonesia ke PSSI,” kata Hasani.

BACA JUGA:  Alfeandra Dewangga Layak Jadi Pemain Muda Terbaik Liga 1 Seri Pertama

“Dengan kata lain Jordi artinya sudah oke dong. Sekarang nanti jika semuanya sudah oke tinggal kita lihat dokumentasinya. Kalau dokumennya tidak ada masalah kita dari federasi bisa cepat. Jadi kondisi hari ini saya bisa katakan sudah tiga pemain siap bela Timnas Indonesia,”Hasani menambahkan.

Setelah mendapat respons positif dari Mees Hilgers dan Sandy Walsh, Hasani menyebut jika Jordi Amat juga sudah setuju untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia.

Seperti diketahui Sebelumnya, Shin Tae-yong meminta PSSI untuk memanggil pulang empat pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri. Mereka adalah Jordi Amat, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan terakhir Sandy Walsh.

BACA JUGA:  Sebut Piala AFF Bagian Harga Diri Bangsa, PSSI Minta Klub Luar Negeri Lepas Pemain ke Timnas

PSSI pun langsung bergerak cepat untuk memenuhi perminataan arsitek asal Korea Selatan itu. Hasani Abdulgani, yang ditugaskan menjelaskan progress dari usaha mendekati keempat pemain tersebut.

Namun, Hasani menegaskan, para pemain keturunan tersebut mustahil untuk bisa membela Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 mendatang. Sebab, untuk melakukan proses naturalisasi itu perlu waktu panjang, dan tak mungkin selesai sebelum Piala AFF 2020.

BACA JUGA:  Terkendala Masalah Administratif, Marc Klok Batal Bela Timnas Indonesia

“Kalau target buat Piala AFF 2020 itu lupakan. Pertama karena itu dimulai 5 Desember, saya baru mulai minggu lalu,” tuturnya.

“Kedua, pemain ini bermain di Eropa, mereka tak bisa ikut kalau tidak ada FIFA break. Jadi bukan Piala AFF. Ini adalah jangka berikutnya. Kalo proses ini terjadi, paling cepat Januari. Berarti ada step berikutnya yaitu Kualifikasi Piala Asia di bulan Juni. Mungkin lebih ke sana,” katanya.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang
  • Bagikan
close