Keturunan Darah Biru Sultan Indonesia, Massimo Luongo Pilih Bela Australia Di Piala Dunia

Keturunan Darah Biru Sultan Indonesia, Massimo Luongo Pilih Bela Australia Di Piala Dunia
Keturunan Darah Biru Sultan Indonesia, Massimo Luongo Pilih Bela Australia Di Piala Dunia

Nama Massimo Luongo bisa jadi masih terdengar asing di telinga para penggemar sepak bola tanah air, namun tidak bagi warga Australia.

Meskipun ia merupakan pemain sepak bola keturunan WNI, Massimo Luongo pilih bela Australia di Piala Dunia.

Tak hanya numpang lewat saja, namun Massimo Luongo tercatat sudah 2 kali membela Timnas Australia di ajang Piala Dunia.

Kiprah Timnas Australia di Piala Dunia 2022 Qatar ini mencuri perhatian banyak pihak. Meski tak diunggulkan, Australia berhasil lolos ke 16 besar Piala Dunia Qatar.

Keturunan WNI Berdarah Biru

Sejak resmi dipertandingkan pada tahun 1930 silam untuk pertama kalinya, hingga detik ini Timnas Indonesia tak pernah sekalipun bisa tampil di ajang Piala Dunia.

Baca Juga:  Asnawi Mangkualam Resmi Bergabung Jeonnam Dragon

Jangankan untuk sekedar tampil, sudah berulang kali Timnas Indonesia selalu rontok di babak penyisihan regional ajang Piala Dunia.

Praktis, yang sering ‘mejeng’ di Piala Dunia itu hanya sebatas pemain keturunan WNI dan bola yang digunakan dalam pertandingan yang beberapa diantaranya dibuat di Indonesia.

Berbicara mengenai pemain keturunan WNI yang berlaga di Piala Dunia, nama Massimo Luongo menjadi salah satunya.

Massimo Luongo tercatat pernah berlaga di Piala Dunia tahun 2014 dan juga 2018 sebagai pemain Timnas Australia.

Darah WNI dari Massimo Luongo datang dari sang bunda yang berasal dari sebuah daerah di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga:  Marselino Dikabarkan Jalani Tes Diklub Lama Kevin De Bruyne

Tak main-main, ternyata Massimo Luongo ini masih berdarah biru karena ibunya merupakan putri Sultan Bima dan Dompu, yakni Ambela Abu’l-Khair Sirajuddin.

Sedangkan ayah dari Massimo Luongo merupakan seorang pria yang berasal dari salah satu negara kiblat sepak bola dunia, Italia.

Meskipun ia keturunan WNI, Massimo Luongo pilih bela Australia di Piala Dunia karena selama ini keluarganya memang tinggal di Australia.

Bermain Di Liga Inggris

Karir pemain berusia 30 tahun ini banyak dihabiskan untuk membela klub yang bermain di kompetisi nomor satu dunia, Liga Inggris.

Baca Juga:  Asnawi Mangkualam Resmi Bergabung Jeonnam Dragon

Tak tanggung-tanggung, Massimo Luongo bahkan sempat tercatat menjadi salah satu pemain untuk Tottenham Hotspur.

Tak hanya sebagai pemanis saja, Massimo Luongo juga bermain di tim utama Spurs meskipun tak bermain secara reguler.

Salah satunya adalah tampil membela Spurs melawan Stoke City di ajang Piala Liga Inggris pada 2011 silam.

Setelah tak sukses di Spurs, Massimo Luongo masih bermain untuk beberapa tim di Liga Inggris.

Sebut saja, Queen Park Rangers, Sheffield Wednesday, dan yang kini masih dibelanya, Middlesbrough.*** 

close