Ketinggalan Jauh, Di Indonesia VAR Saja Belum, Ini Liverpool Sudah Gunakan Teknologi Sensor Otak Dalam Latihan

Ketinggalan Jauh, Di Indonesia VAR Saja Belum, Ini Liverpool Sudah Gunakan Teknologi Sensor Otak Dalam Latihan
Ketinggalan Jauh, Di Indonesia VAR Saja Belum, Ini Liverpool Sudah Gunakan Teknologi Sensor Otak Dalam Latihan

Aissekiya.com– Sepakbola Indonesia nampaknya memang sangat jauh tertinggal dari sepakbola Eropa terlebih lagi dalam hal penggunaan teknologi canggih.

Sebelumnya ada VAR yang sudah diterapkan di sepakbola Eropa dan negara-negara maju. Sayangnya Indonesia belum mampu menggunakan VAR karena harga yang sangat mahal.

BACA JUGA:  Berpeluang Bertemu Di Semifinal, Kiper Malaysia Ingin Bentrok Dengan Indonesia Piala AFF U19

Alih-alih menggantikan VAR, PSSI menerapkan VAR versi manual yakni menambah jumlah wasit di setiap pertandingan untuk meminimalisir kecurangan ataupun kesalahan.

Sayangnya bukan cuma VAR saja, Indonesia nampaknya juga tertinggal dari teknologi lain yang perlu digunakan untuk meningkatkan kinerja dari pemain.

Salah satu teknologi tersebut adalah teknologi sensor yang terlihat digunakan oleh Liverpool demi persiapan Final Liga Champions.

BACA JUGA:  Marcelino Ferdinan Bikin Pelatih Thailand Ketakutan Jelang Laga AFF U19

Dalam sesi latihan Liverpool terlihat beberapa pemain menggunakan teknologi sensor otak ini seperti Trent Alexander-Arnold dan Kostas Tsimikas.

Menurut penuturan yang ada, teknologi sensor otak ini dirancang khusus untuk melatih otak pemain secara optimal.

BACA JUGA:  Jelang Bentrok Piala AFF U19, Thailand Perbanyak Informasi Tentang Permainan Indonesia

Dengan demikian, para pemain yang akan bertanding akan tampil jauh lebih baik karena memiliki kondisi mental yang mumpuni dan sangat baik.

Laga Final Liga Champions sendiri akan digelar Minggu (29/5/2022) pukul 02.00 WIB di Stade de France, Prancis.

close