Kesan Kai Boham dan Jim Croque Pasca Dilatih oleh Shin Thae Yong

Kai Boham dan Jim Croque

Dua pemain yang memiliki darah Indonesia-Belanda, Kai Boham dan Jim Croque sudah merasakan bagaimana gaya pelatihan Shin Tae Yong. Kedua pemain itu memiliki kesan tersendiri tentang pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Kai Boham dan Jim Croque, ditambah satu orang lagi, Max Christoffel, sebelumnya dipanggil untuk ikut berlatih karena pelatih STY ingin menonton secara langsung bagaimana skill sepak bola mereka.

Latihan ditangani oleh Shin Tae Yong, Jim mengaku bukan perkara mudah. Ia beserta pemain Timnas U19 lain selalu diawasi detail dan ketat, bahkan harus berlatih keras sampai benar-benar capek.

Baca Juga:  Shin Tae Yong Soroti Kualitas Rumput TC Timnas Indonesia Di Bali

“Dia [Shin Tae Yong] adalah pelatih hebat, saya menghormatinya. Ia selau memastikan seluruh pemain bermain dengan benar,” ujar Jim Corque.

“Kemudian ia selalu mengajak pemain selalu menembus batas untuk bisa memperlihatkan kemampuan terbaik saat latihan,” imbuhnya.

Ia merasa senang sebab STY memberikannya peluang serta menyambutnya dengan antusias.

Baca Juga:  Shin Tae Yong Janji Rebut Juara Piala AFF, Untuk Hapus Sedih Tragedi Kanjuruhan

Lebih lanjut lagi, bek 19 tahun ini berkata bahwa dia pernah menyaksikan laga timnas Indonesia arahan Shin Tae Yong.

Kai tertarik untuk mengikuti jejak kedua pemain senior asal Belanda, Sandy Walsh dan Marc Klok, yang memilih untuk berganti kewarganegaraan demi membela skuad Garuda.

“Benar, aku menyaksikan pertandingan Indonesia, semuanya bagus. Ada Sandy Walsh, ada Marc Klok juga. Harapan saya suatu hari nanti setelah menyaksikan mereka, saya dapat bermain untuk Indonesia juga,” imbuh Kai.

Baca Juga:  Ngarep Timnas Indonesia Main Di Stadion GBK, PSSI Minta Diskon

Kai Boham, Jim Croque, serta Mac Christoffel, dipanggil oleh STY untuk diuji kemampuannya. Apabila klop dan dan sesuai harapan, mereka dapat diproyeksikan untuk bermain di Piala Dunia U20 tahun depan.

close