Kakek di Demak Dituntut 2 Tahun Bui karena Didakwa Aniaya Pencuri

  • Bagikan
Kakek di Demak Dituntut 2 Tahun Bui Usai Dituduh Aniaya Pencuri
Suasana sidang pertama kasus Kasmito di PN Demak yang dilakukan secara daring

Seorang Kakek di Demak, Jawa Tengah dituntut dua tahun penjara karena membela diri melawan seorang pencuri. Sasmito, atau yang akrab disapa Mbah Minto (74 tahun) dituntut di muka pengadilan Negeri Demak.

“Menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Demak yang mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Kasmito bin Jasmani telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap orang lain menimbulkan luka berat,” tutur jaksa penuntut umum Handi Christian saat membacakan tuntutannya, Senin (29/11) dikutp dari Detik.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama dua tahun penjara dikurangkan selama terdakwa ditahan dan memerintahkan terdakwa tetap di tahanan,” sambung dia.

BACA JUGA:  Dibantai PSG 4-1 di Camp Nou, Messi Siap Tinggalkan Barcelona

Jaksa dalam sidang menyatakan barang bukti sebuah celurit bergagang kayu dengan panjang 43 cm dimusnahkan. Tak hanya itu Mbah Minto juga diminta membayar biaya perkara senilai Rp 5 ribu.

Permohonan restorative justice, atau penyelesaian perkara di luar sidang terhadap Mbah Minto ditolak. Alasannya, kasus bela diri Mbah Minto merupakan kasus penganiayaan berat. Dalam kasus ini, jaksa meyakini Mbah Minto melanggar Pasal 351 ayat (2) KUHP.

Kasus ini bermula saat warga menemukan seorang pemuda yang mengalami luka bacok di lengan kiri dan leher sebelah kanan pada 7 September 2021.

BACA JUGA:  Kapolsek Gelar Resepsi Mewah Pernikahan Di tengah Pandemi covid-19

Warga membawa pemuda itu dan langsung melapor ke Polres Demak. Penyelidikan kepolisian pun dibuka dan korban diperiksa.

Penyelidikan kemudian mengerucut pada Kasmito yang diduga sebagai pelaku pembaco kan tersebut. Hasil itu, kata dia, berdasarkan dari pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi.

Satu bulan setelah peristiwa kekadian, Polres Demak menerima laporan dugaan pencurian ikan pada 11 Oktober 2021 dari pemilih lahan tempat Kasmito bekerja.

BACA JUGA:  Gubernur Jakarta Anies Baswedan Sebut JIS Akan Dibuka Mulai Desember 2021

Pemilik lahan kolam ikan tempat Kasmito bekerja melaporkan peristiwa pencurian yang diduga terjadi pada 7 September 2021. Hari itu merupakan waktu kejadian Kasmito melakukan penganiayaan yang diduga sebagai bentuk pembelaan diri.

Sementara itu Polri menyatakan penahanan dan penetapan tersangka terhadap Kasmito telah sesuai prosedur.

“Polres Demak Polda Jateng sudah menjalankan penyidikan sesuai prosedur hukum,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (15/10).

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang
  • Bagikan
close