Juara Piala Afrika, Timnas Senegal Disambut Ribuan Fans

Juara Piala Afrika, Timnas Senegal Disambut Ribuan Fans
Juara Piala Afrika, Timnas Senegal Disambut Ribuan Fans

Timnas Senegal mendapat sambutan luar biasa dari para fans usai meraih gelar juara Piala Afrika 2021. Lautan manusia berdesakan sorak sorai untuk menyambut kepulangan The Lions of Terenga.

Terlihat beberapa orang bergelayutan di tiang reklame dan sebagian lainnya menari di landasan ketika timnas Senegal mendarat di ibu kota Dakar setelah menjuarai Piala Afrika pertamanya ini.

Suara kembang api, bunyi klakson, dan sorak-sorai terdengar sepanjang malam di Dakar hingga Senin pagi, ketika ratusan orang yang mengenakan kostum timnas atau berbendera Senegal berkumpul di luar bandara guna menunggu kepulangan tim mereka.

BACA JUGA:  Belum Kirim Dokumen, Mees Hilgers Masih Ragu Pilih Belanda atau Indonesia ?

Musik dansa Senegal bergema dari pengeras suara di atas kerumunan penggemar yang memujanya saat tim keluar dari pesawat untuk disambut bak pahlawan. Jalan-jalan di sekitar bandara dibanjiri pendukung sepanjang mata memandang.

Mereka datang dengan bersepeda, bersepeda motor, mobil, dan berjalan kaki sehingga jalan raya yang sebelumnya sudah sumpek menjadi macet. Di antara mereka ada pejabat pemerintah dan politisi oposisi. Mereka merayakan kemenangan negara bersama satu bangsa.

Senegal memastikan kemenangan usai bintang bintang mereka, Sadio Mane mencetak gol penentuan kemenangan melalui tendangan penalti

BACA JUGA:  Antar Persis Solo Juara Liga 2, Beto Kembali ke Madura United

Pemain Liverpool memastikan kemenangan 4-2 Senegal dalam adu penalti setelah selama 120 menit imbang 0-0 melawan Mesir dalam final di Yaounde malam sebelumnya.

Kemenangan tersebut tentu sangat membanggakan ditunggu-tunggu karena pada edisi 2019 mereka dikalahkan Aljazair di final Piala Afrika 2019 itu. Senegal juga mencapai final turnamen 2002, tetapi kalah adu penalti dari Kamerun.

BACA JUGA:  Saddil Ramdani Menggacor Lagi, Kali Ini Bantu Kemenangan Sabah FC Atas Penang FC Skor 4-2

“Kami sudah begitu lama kalah dalam turnamen ini. Saya telah menonton tim ini sejak tahun 1970-an, menunggu,” kata Thierno Niane, programmer komputer berusia 60 tahun, yang datang dari pinggiran kota Dakar beberapa jam lalu untuk menyambut tim kesayangannya.

“Tadi malam saya menangis di depan keluarga saya, istri dan anak-anak saya,” tambahnya

close