Indra Sjafri: Cari Lawan FIFA Matchday, PSSI Butuh Dana Lebih Besar

Indra Sjafri: Cari Lawan FIFA Matchday, PSSI Butuh Dana Lebih Besar

Indra Sjafri: Cari Lawan FIFA Matchday, PSSI Butuh Dana Lebih Besar
Indra Sjafri: Cari Lawan FIFA Matchday, PSSI Butuh Dana Lebih Besar

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengaku ingin memanfaatkan kesempatan FIFA Matchday yang akan berlangsung pada Maret 2023. Dia menekankan pentingnya Timnas Indonesia memiliki lawan yang lebih berkualitas dan memiliki peringkat FIFA di atas 100.

Menurut informasi yang beredar, FIFA Matchday akan digelar pada 20-28 Maret 2023. Terdapat beberapa kabar yang menyebutkan bahwa Timnas Bolivia atau Tajikistan menjadi kandidat lawan dari Timnas Indonesia. Namun, PSSI belum mau memberikan konfirmasi mengenai hal tersebut.

Indra hanya menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan calon lawan Timnas Indonesia dalam waktu dekat.

Dia juga menegaskan bahwa sebagai Direktur Teknik, dirinya tidak akan menghilang begitu saja dan setiap agenda FIFA Matchday harus dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga:  Hokky Caraka Minta Maaf Atas Ucapannya¬†Tentang Kegagalan Piala Dunia U20

“Dulu, karena kami tidak pernah mengikuti FIFA Matchday, peringkat FIFA kami berada di posisi 170. Oleh karena itu, sekarang kami ingin memaksimalkan setiap kesempatan yang ada,” ujar pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023 tersebut.

Namun, Indra mengakui bahwa mencari lawan yang berkualitas tidaklah mudah. Pihaknya harus mengeluarkan anggaran tambahan untuk membayar tim-tim yang memiliki peringkat FIFA di atas 80. Tidak jarang negara-negara tersebut meminta bayaran untuk tampil di FIFA Matchday.

Baca Juga:  Jokowi Berencana Gabungkan Timnas U-20 dalam 1 Tim, Main di Liga Indonesia

Indra mengakui bahwa negosiasi uang bayaran untuk mendatangkan tim-tim berkualitas memang tidak bisa dihindari.

Terlebih lagi, tim-tim tersebut biasanya memiliki agen yang memperjuangkan tarif yang lebih tinggi. Namun, Indra enggan membocorkan kisaran harga yang dimaksud.

“Untuk tim yang peringkatnya di atas 80, mereka meminta match fee yang tidak sedikit. Namun, untuk tim yang peringkatnya di bawah 100, biasanya hanya perlu bernegosiasi dengan federasi lawan,” jelas Indra.

Indra menambahkan bahwa tim-tim yang memiliki peringkat di atas 100 biasanya sudah mematok tarif yang lebih tinggi, dan pihaknya harus berhadapan dengan agen-agen yang mengejar keuntungan.

Baca Juga:  STY: Apakah Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick Tetap Dinaturalisasi?

Namun, dirinya tetap berusaha untuk mencari lawan yang berkualitas dan memberikan tantangan yang baik bagi Timnas Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, lawan terakhir Timnas Indonesia pada FIFA Matchday adalah Timnas Curacao pada September 2022. Pada pertandingan tersebut, Timnas Indonesia berhasil memenangkan dua pertandingan dengan skor 3-2 dan 2-1.

Dengan memanfaatkan kesempatan FIFA Matchday Maret 2023, diharapkan Timnas Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas permainannya dan bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia.

close