Exco Hasani Komentari Status Naturalisasi Jordi Amat Setelah Kabar Bakal Gabung Johor Darul Takzim

jordi amat saat bermain dengan Swansea

Hasani Abdulgani, petinggi Exco PSSI yang mengatur dan urusan naturalisasi pemain memberikan komentar terkait tentang Jordi Amat.

Karena kabar yang berkembang hari ini, banyak pendapat akankah status naturalisasi Jordi Amat akan ditahan terlebih dahulu?

Pertanyaan ini semakin mencuat, setelah ramai kabar menyebutkan bahwa Jordi Amat bergabung dengan tim Malaysia, Johor Darul Takzim.

Kabar tersebut semakin kuat setelah diumumkan langsung oleh pejabat dan petinggi dari Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Sultan Ibrahim hari ini Senin (27/6).

Baca Juga:  Antiklimaks, Kalah Dari Kroasia, Timnas Jepang Pilih Lakukan Membungkuk Maaf Ke Pendukung

“Jordi Amat akan menjadi bagian dari Johor Darul Takzim,” tegas dari Tunku Ismail Sultan Ibrahim.

“Bisa segera gabung dalam waktu dekat, jika urusan paspor sang pemain sudah selesai, Insha Allah,” tambahnya.

“Yang saya tahu, ibunya berasal dari Makassar, Indonesia,”

“Menjadi suatu kerugian besar jika Indonesia tidak segera mempergunakan sang pemain tersebut di timnas. Karena Jordi Amat pemain dengan segudang pengalaman. Sudah lebih 100 laga kompetitif di Eropa,” tambahnya.

“Bagaimanapun kita nantikan saja proses dan berharap segera bergabung dengan Johor Darul segera,” tukasnya.

Baca Juga:  Jadi Ladang Pembantaian Brasil vs Korea, Stadion 947 Resmi Dibongkar

Banyak Tanggapan Dari Netizen

Pastinya tidak luput dari perhatian para netizen Indonesia. Seperti yang diketahui Jordi Amat bersama dengan rekan-rekan yang lain seperti Sandy Walsh dan Shayne PAttynama sedang proses naturalisasi menjadi Warga Indonesia.

Banyak netizen berkomentar di IG sang pemain tersebut. Komentarnya pun beragam.

Tanggapan EXCO Hasani

Dalam masalah ini, pihak EXCO tidak akan terlibat dalam masalah pribadi sesoerang pemain tersebut.

Mereka memiliki hak sendiri untuk memilih klub mana yang bakal dibelanya.

“Poinnya, kenapa harus federasi mengurusi masalah karir pribadi seorang pemain. Itu sudah hak dia,” terangnya.

“Sekarang keadaanya dirinya bermain untuk timnas, jika timnas tidak butuh pemain tersebut, kami bisa membatalkannya,” terang Hasani.

Menegaskan lagi, Hasani sebutkan semua ini kuncinya ada di Shin Tae-yong.

close