Eksklusif Oki Rengga, Cerita Tentang Dunia ‘Dukun’ Dan Mafia Sepakbola Indonesia

Oki Rengga
Eksklusif Oki Rengga, Cerita Tentang Dunia 'Dukun' Dan Mafia Sepakbola Indonesia

AISSEKIYA – Oki Rengga Winata, mantan pemain sepak bola profesional yang saat ini menekuni di dunia enternainment membagikan ceritanya mengenai pengalaman saat masih menjadi pemain sepak bola.

Oki Rengga yang saat ini lebih dikenal sebagai Stand Up Comedian memiliki cerita yang unik saat masih bergelut di dunia sepak bola.

Ia mengungkapkan bahwa disuatu pertandingan, pernah diminta untukmmelakukan beberapa ritual untuk mengatur jalannya pertandingan sesuai dengan yang diinginkannya.

Eks penjaga gawang PSDS Deli serdang itu juga membeberkan beberapa kenalannya yang bahkan menggunakan “susuk”, yang dipercayai akan memberikan keberuntungan dalam sebuah pertandingan.

Baca Juga:  Timnas Indonesia Menang Atas Curacao Skor Akhir 3-2

“Ada satu peristiwa ketika saya mau main, saya dikasih air dan disuruh untuk meminumnya satu tim,” tutur Oki Rengga Winata di wawancara eksklusif dengan Skor.id.

“Ada juga yang lain, masuk lapangan harus lawan kita lebih dulu, kalau tidakkita masuk dulu akan tetapi jalannya mundur kata dukunnya gitu,”

“Yang lebih unuknya lagi, saya pernah dikasih pasir sama dukun terus disuruh naburin ke gawang, biar gawangnya ketutup,” pungkas Oki Rengga.

Baca Juga:  PSSI Ajak Timnas 2 Bulan ke Eropa, Kabar Ini Bisa Buat Thomas Doll Naik Pitam

Oki Rengga Winata juga menceritakan mengenai mafia bola yang sempat menjadi topik pembicaraan di Tanah Air. Bukan hanya itu, Oki Rengga mengaku kenal dan mengetahui seperti apa perannya.

Ia juga menjelaskan dengan jelas akan mendapatkan upah yang cukup besar menerima tawaran dari wafia itu. Dengan mengikuti beberapa perintah yang diberikan oleh mafia tersebut, sejumlah uang yang menggiurkan akan menjadi miliknya.

“Ada saat dimana saya diajak ke suatu tempat, dikenalin sama seseorang (mafia), karena posisi kiper inti wajib, wajib terlibat,” tutur Oki Rengga.

Baca Juga:  Meningkatnya Karir Ramadhan Sananta, Dari Liga 3 ke Timnas Hanya Membutuhkan Waktu 1 Tahun

“Saat itu pertama kalinya saya diajak sama orang (mafia), trus ngobrol kalian harus skornya sekian, apabila berhasil uangnya ini,”

“Lumayan gede duitnya. 400an ada, dibagi buat enam sampai delapan orang uang itu,” jelasnya.

Dengan beberapa peristiwa yang terjadi kali ini, banyak para penggemar sepak bola yang mengetahui sisi gelap dari dunia sepak bola yang terjadi di Tanah Air.

close