Eksklusif Mata Najwa: Satgas Cuma Pemanis, Perangkat Pertandingan Terlibat Match Fixing

  • Bagikan
Photo Pria memakai rompi khas satgas anti Mafia bola

Kehadiran Satgas Antimafia Bola di pertandingan sepakbola tak memberi peran signifikan. Perangkat pertandingan mengaku ikut terlibat pengaturan skor di Liga 1.

Program Mata Najwa Trans7, Rabu (3/11/2021), menghadirkan seorang perangkat pertandingan yang mengaku ikut terlibat pengaturan skor. Orang yang disebut Mr. Y itu mengaku praktik match fixing masih terjadi saat ini.

Malahan, Mr. Y ikut terlibat bermain dalam praktik kotor ini. Kehadiran Satgas Antimafia Bola yang kerap menghiasi laga Liga 1 dan Liga 2 tak membuat mereka takut untuk berbuat kotor.

BACA JUGA:  Come Back, Alfreandra Dewangga Ingin Bawa Timnas U-23 Lolos Piala Asia

Pengakuan ini membuka mata terkait pengaturan skor juga terjadi di Liga 1, bukan cuma Liga 2. Terlebih lagi, perangkat pertandingan ikut terlibat ketika laga-laga sepakbola kini diawasi Satgas Antimafia Bola.

“Kami sudah dapat instruksi jauh sebelum pertandingan, teknisnya pakai kode. Yang jelas (perbuatan) satu tim, tak mungkin satu (orang) perangkat saja. Ketika diperintahkan memenangi suatu pertandingan, ada handsball untuk tim yang harus menang, tapi waktu itu tidak ada penalti,” kata perangkat pertandingan Mr. Y yang ikut bermain pengaturan skor.

BACA JUGA:  Mainkan I Gede Sukadana vs Persis Solo, PSG Pati Disanksi Kalah WO dan Pengurangan Poin

“Sengaja dibiarkan seolah-olah kami tak tahu. Betul itu musim ini, saya sudah dua kali ‘main’. Untuk dapat berapa nggak bisa disebut, puluhan sampai ratusan juta. Semakin tinggi partainya, semakin mahal,” ujarnya menambahkan.

Kehadiran satgas di pinggir lapangan sepakbola tak lepas dari MoU PSSI dengan Polri. PSSI sudah mengumumkan kerja sama ini pada Juli lalu.

Tapi kehadiran mereka dianggap cuma pemanis saja. Buktinya pengaturan skor tetap terjadi sebagaimana yang terungkap pada kasus lima pemain Perserang Serang belum lama ini.

BACA JUGA:  Tak Hanya Rivaldo, Anak Jacksen F Tiago Juga Dihukum 1 Tahun Larangan Bermain

“Kalau kami nggak mungkin tercium, tugas mereka (satgas) juga cuma berdiri. Bisa dikatakan begitu (satgas pemanis),” tutur Mr. Y.

“Saya baru musim ini ‘bermain’. Kalau (gaji) dari federasi cukup, cuma kita manusia. Ketika ada peluang kita masuk. Gaji federasi nggak bisa saya sebut,” ucapnya.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang
  • Bagikan
close