Diizinkan Jakpro JIS Akan Menjadi Kandang Persija Jakarta, Namun Ada Syaratnya

Diizinkan Jakpro JIS Akan Menjadi Kandang Persija Jakarta, Namun Ada Syaratnya

PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola dan juga kontraktor JIS telah menemui kata sepakat dalam perjanjian yang dilakukan dengan pihak manajemen Persija Jakarta dalam penggunan stadion berskala internasional itu.

Jakpro telah secara resmi memberikan izin kepada Persija Jakarta untuk menjadikan JIS sebagai kandangnya dalam ajang Liga 1 2022/2023.

 Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Jakpro, Widi Amanasto, bahwa Persija akan menggunakan JIS apabila pertandingannnya berpotensi mengundang banyak penonton.

Namun, jika pertandingan yang dijalan Macan Kemayoran tersebut tidak memungkinkan untuk mengundang banyak penonton, Persija Jakarta akan menjadikan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai kandangnya.

Baca Juga:  Jadi Ladang Pembantaian Brasil vs Korea, Stadion 947 Resmi Dibongkar

“Sudah ada perjanjian antara Persija dengan saya. Apabila pertandingan yang dilakoni jumlah penontonya sedikit akan dilaksanakan di stadion yang lain,” Tutur Widi, dilansir Merdeka.

Stadion JIS mampu menampung sampai 82 ribu penonton, sedangkan stadion Patriot hanya mampu memenampung sekitar 30 ribu pendukung.

“Perjanjian tersebut menyesuaikan dengan kondisi pertandingan. Apabila jumlah penonton hanya 5 ribu, jumlah yang kecil untuk Stadion JIS dan juga pastinya akan terasa mahal bagi mereka,” Lanjutnya.

Selanjutnya, Gunung Kartiko selaku Direktur Bisnis PT. Jakpro juga mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan Memorandum of Understanding (MoU) atas penggunaan JIS kepada Persija.

Baca Juga:  Antiklimaks, Kalah Dari Kroasia, Timnas Jepang Pilih Lakukan Membungkuk Maaf Ke Pendukung

Fasilitas Mewah JIS

“Setelah kami bertukar Draft dan MOU, JIS bisa dijadikan kandang untuk Persija Jakarta hanya dalam beberapa pertandingan saja,” Ucap Gunung Kartiko.

Dengan demikian, Persija Jakarta tidak secara penuh menggunakan Jakarta International Stadium sebagai kandang dengan pertimbangan jumlah penonton yang harus disesuaikan.

“Apabila pertandingan dapat mengundang banyak penonton, Persija akan menggunakan JIS sebagai homebase. Namun, apabila pertandingan hanya berpeluang kecil mengundang penonton jumlah besar, Persija akann menggunakan Stadion Patriot sebagai kandangnya,”

Baca Juga:  Demi Juara, Argentina Bertekad Pulangkan Belanda Dari Piala Dunia

“Dengan kapasitas yang besar, Persija tidak melakoni semua laga di Jakarta International Stadium.”

“Dan yang jelas akan memberatkan penonton apabila tetap dilaksanakan di JIS dengan biaya yang lebih mahal,” Imbuh Gunung Kartiko.

Jakarta International Stadium yang sudah berstandar FIFA itu bukan hanya untuk dijadikan kandang Persija, melainkan Timnas Indonesia juga menjadikan JIS sebagai homebase dalam pertandingan Internasional.

close