Dicoret Secara Tidak Hormat dari Timnas dan Klubnya, Serdy Ephy Fano Bertekad untuk Bangkit Bangkit

  • Bagikan
Tangkapan layar pistingan Serdy Ephy Fano 

Serdy Fano akhirnya buka suara sejak dicoret dari timnas Indonesia U-19 dan dipecat dari Bhayangkara Solo FC.

Melalui akun media sosial Instagram milknya, Serdy Ephy Fano memberi pernyataan perdana sejak memicu kehebohan beberapa waktu lalu.

Serdy Ephy Fano memang mendapat sorotan negatif saat melakukan tindak indisipliner kedua di tim nasional Indonesia U-19, 23 November lalu.

Saat itu, Serdy Ephy Fano bersama Yudha Febrian dilaporkan pergi ke kelab malam sehingga baru pulang ke penginapan timnas Indonesia U-19 pukul tiga pagi.

BACA JUGA:  Aksi Heroik Hilmansyah Gagal Bawa PSM menang, Persija Pastikan Lolos Final Piala Menpora 2021
Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

Buntut dari insiden itu, Shin Tae-Yong tanpa ampun langsung mencoret Serdy Fano dari timnas U-19.

“Dua pemain, yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,” ucap Shin saat itu (24/11/2020).

Tak cuma itu, respons tegas juga diberikan oleh klubnya, Bhayangkara Solo FC.

Manajemen Bhayangkara Solo FC secara resmi memutus ikatan dengan Serdy Fano.

BACA JUGA:  Final Liga Champions: Manchester City vs Chelsea, penantian Citizen Raih Trophy Kuping Besar

“Bhayangkara Solo FC mewajibkan seluruh pemain untuk menjaga attitude dan kedisiplinan, baik di dalam dan di luar lapangan,” ucap Manajer I Nyoman Yogi Hermawan.

Tiga pekan sejak kejadian itu, Serdy Fano muncul di Instagram untuk pertama kalinya.

Pemain berusia 19 tahun itu menyampaikan momen buruk di timnas U-19 tak akan membuatnya menyerah.

“Jika kau menunggu aku untuk menyerah, kau akan menunggu untuk selamanya,” tulisnya di Instagram (11/12/2020).

BACA JUGA:  Presiden BWF Resmi Minta Maaf kepada Presiden Jokowi dan Seluruh Rakyat Indonesia

Serdy Fano memilih mematikan kolom komentar untuk unggahannya itu.

Sebelumnya, dukungan untuk Serdy Fano telah datang dari kapten Borneo FC yang juga eks timnas Indonesia U-23, Diego Michiels.

“Kalian semua (warganet) menjatuhkan pemain ini setelah kesalahan dia,” tulis Diego di Instagram pribadinya (4/12/2020).

“Kalau tidak salah pemain ini masih umur 19 tahun dan masih ada waktu untuk bisa mengubah diri untuk menjadi lebih top lagi, amin,” tandasnya.

  • Bagikan