Dibantai UEA, Media Malaysia Sebut Striker Naturalisasinya Seperti Badut

  • Bagikan
Skuat timnas Malaysia pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia

Timnas Malaysia harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab (UEA) pada pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Jumat (3/6/2020). Tim Harimau Malaya dibantai UEA dengan skor telak 4-0.

Akibat kekalahan tersebut, para pemain mendapat kritik pedas dari para suporter. Para pemain mendapat amukan di media sosial karena dianggap tak maksimal.

Jurnalis Media Malaysia, New Strait time Ajitpal menjadi salah satu yang mengkritik penampilan timnas mereka, 

BACA JUGA:  Kisah Kelam Sepak Bola Indonesia, Persebaya Mengalah Dari Persipura, Skor Ahir 12-0

Tak tanggung-tanggung, media tersebut bahkan menuliskan para pemain naturalisasi Malaysia layaknya badut.

Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

Media tersebut menyoroti performa dua pemain naturalisasi baru Liridon Krasniqi dan Guilherme de Paula. 

“Semua pemain, kecuali kiper Farizal, La’Vere Corbin-Ong, Johan Dion Cools, dan Matthew Davies tampil bagus. Pemain lainnya sepertinya masih baru dalam menendang,” kata Ajitpal di New Strait Times.

“Sementara Liridon Krasniqi bermain tanpa ide dan tidak berbahaya di depan gawang lawan, Guilherme de Paula tampak seperti badut di lapangan” tuturnya.

BACA JUGA:  TNI AD Terancam Di Penjara Karena Ulah Istri Sebut Rezim Jokowi akan Tumbang

Namun, tidak hanya Liridon dan Guilherme, dua pemain kunci Malaysia lain yaitu Safawi Rasid dan Mohamadou Sumareh juga dinilai tidak mampu menunjukkan performa terbaik.

Absennya gelandang Brendan Gan karena skors juga semakin memperparah keadaan. Terakhir, mereka juga mengkritik pilihan taktik pelatih Tan Cheng Hoe.

“Daripada menganalisis pemain mana yang cocok untuk lawan, pelatih hanya memasukkan semua nama yang ada di tangannya ke dalam skuad dengan harapan membawa hasil.

BACA JUGA:  Regenerasi Timnas Indonesia Ala Shin Tae Yong, Singkirkan Saddil, Hansamu, Hingga Andritany

Setelah kegagalan melawan UEA, timnas Malaysia masih akan menjalani dua pertandingan sisa melawan Vietnam (11/6) dan Thailand (15/6). Meski berada di posisi empat, peluang Malaysia untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka.

Mereka hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Vietnam dan memiliki poin yang sama dengan UEA dan Thailand yang berada di peringkat 2 dan 3.

  • Bagikan