Dapat Lampu Hijau dari Polri, Liga 1 Bisa Segera Digelar Kembali

  • Bagikan
Polri beri lampu hijau, Liga 1 akan segera digelar

Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri, Kombes Pol. Budi Sajidin telah menerima kabar dari Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol. Imam Sugianto bahwa pihaknya bisa mengizinkan penyelenggaraan Liga 1 musim 2021. Dengan syarat, digelar tanpa penonton.

“Saya sudah dapat kabar dari Imam Sugianto yang menyatakan bahwa Liga 1 kemungkinan bisa dilaksanakan. Ini sudah dipertimbangkan. 

BACA JUGA:  Buntut Konvoi Juara Piala Menpora 2021, Presiden Persija Ancam Mundur dari Liga 1

Lampu hijau untuk Liga 1, untuk sepak bola, bisa dilaksanakan tapi tanpa penonton,” ujar Budi, dalam acara diskusi virtual bertajuk ‘Harapan Olahraga Indonesia di Tengah Pandemi’ yang digagas Seksi Wartawan Indonesia (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Rabu (3/1).

Tak hanya kompetisi sepak bola, Kepolisian juga akan mengizinkan cabang olahraga (cabor) lainnya untuk menyelenggarakan event. Namun sebelum mengeluarkan izin, cabor diminta mengirimkan surat permohonan rekomendasi.

BACA JUGA:  Uji Coba Kedua, Timnas Indonesia Digilas Oman dengan Skor 1-3
Dapatkah Hadiah Uang Puluhan Juta Rupiah, Ayo Daftar Sekarang

“Mudah-mudahan nanti cabor lainnya seperti bola basket, bola voli, dan yang lain-lain bisa dilaksanakan. Prinsipnya kami sayang dengan masyarakat. Kami ingin kegiatan ini maju dan berkompetisi,” ucap Budi.

Lampirkan Panduan Protokol Kesehatan

Budi kemudian menjelaskan apa saja yang perlu dilampirkan cabor sebelum mengajukan surat permohonan rekomendasi. Satu di antaranya harus ada lampiran panduan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Demi Piala Dunia U-20 Tahun Depan, PT LIB Wacanakan 2 Regulasi Baru

“Tolong bersurat ke Mabes Polri untuk mengajukan kegiatan olahraga, dilampirkan persyaratan dan protokol kesehatan yang ketat,” tuturnya.

“Dilampirkan juga surat dari Gugus Tugas COVID-19, lalu rekomendasi dari KONI, dan dari Menpora. Sehingga akan dibahas di Mabes Polri. Kegiatan itu bisa atau tidak untuk dilaksanakan,” imbuh Budi.

  • Bagikan