Bungkam Rumor Main Mata, Thailand Tidak Ingin Dikawal Polisi

AISSEKIYA – Pelatih Thailand U19, Salvador Garcia, menyatakan bahwa dirinya tidak ingin merespon dugaan sepak bola gajah. Dugaan itu muncul ketika melawan Vietnam di pertandingan pamungkas Grup A Piala AFF U19 2022, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Pertandingan tersebut mendapatkan sorotan lantaran kedua kubu dinilai tidak menunjukkan perilaku fair play. Saat skor imbang 1-1, Thailand dan Vietnam justru memilih bermain aman sekaligus tak ingin menyerang lawan pada 15 menit terakhir. Hal ini dilakukan karena mereka sudah dipastikan lolos ke babak semifinal.

Disinggu mengenai rumor sepak bola gajah, Salvador justru membicarakan militansi pendukung Indonesia. Ia sungguh menyayangkan kegagalan timnas Indonesia U19 di kompetisi ini, apalagi kalau lolos justru lebih meriah.

Baca Juga:  Dua Pemainnya Diusir Wasit AFC, Pelatih PSM Sebut Terbiasa Main Keras di Liga 1

“Saya bahagia menonton animo fans Indonesia serta atmosfer di stadion. Sungguh bagus, tetapi mereka tidak mampu lolos ke babak semifinal,” ungkap Salvador.

“Saat Indonesia berlaga, fans selalu bersorak dan kita suka. Itu adalah atmosfer yang sangat indah di sepakbola, itu yang bisa saya katakan,” imbuhnya.

Tak Perlu Dikawal Ketat

Indonesia dan Thailand dikatakan tak memiliki pengalaman buruk ketika saling berhadapan. Sehingga, Salvador mengatakan tidak perlu mendapatkan pengawalan ketika bermain di Stadion Patriot, ketika babak semifinal Piala AFF U19 2022.

Baca Juga:  Pacu Semangat, PSSI Akan Hadirkan Orang Tua Para Pemain Pada Laga Final Lawan Vietnam

“Untuk saya, kami tak butuh kawalan dari polisi. Kami sangat suka dengan fanatisme pendukung Indonesia.”

“Saat kamu berhadapan saat latihan atau di jalan, tidak sedikit dari mereka yang minta foto. Fans Indonesia orangnya ramah, kami tidak ada masalah dari segi keamanan.”

Dugaan Main Mata Thailand Vs Vietnam

Buntut indikasi main mata pada pertandingan tersebut, banyak suporter Indonesia yang langsung mengecam. PSSI bahkan tengah mempertimbangan protes pada pihak AFF supaya menyelidiki kasus tersebut.

“Hal yang ingin diajukan protes pada AFF ialah berhubungan dengan perilaku fair play yang terjadi di pertandingan Thailand dan Vietnam,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Baca Juga:  Penampilan Tokcer Asnawi Mangkualam Membawa Berkah Lim Jong-heon Jadi Pelatih Tetap Ansan Greeners

PSSI Ingin AFF Segera Gela Investigasi

PSSI sendiri sudah memberikan surat protes pada AFF mengenai laga tersebut. Pertandingan Vietnam dan Thailand sendiri menyisakan kesedihan untuk skuad Indonesia U19. Kemenangan besar atas Myanmar 5-1 tak mampu membuat Garuda Muda lolos ke babak semifinal.

Mochamad Iriawan sudah mengirim surat protes secara resmi pada AFF mengenai pertandingan itu. Bahkan menuduh kurang sportif.

close