AFF U-23 Bukan Agenda Resmi FIFA, Persebaya Minta PSSI Batasi Pemanggilan Pemain

Bukan Agenda Resmi FIFA, Persebaya Minta PSSI Batasi Pemanggilan Pemain ke Piala AFF U-23 2022
Bukan Agenda Resmi FIFA, Persebaya Minta PSSI Batasi Pemanggilan Pemain ke Piala AFF U-23 2022

Persebaya Surabaya mengonfirmasi ada sekitar empat yang bergabung ke Timnas Indonesia diajang Piala AFF U-23 2022 di Kamboja, 14 Februari mendatang.

Selain empat pemain tersebut, Persebaya total menyumbang 6 pemain ke timnas Indonesia termasuk diajang FIFA Matchday yang digelar di Bali 27 dan 31 Januari 2021.

Keenam pemain tersebut adalah Marselino Ferdinan, Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Rachmat Irianto, Koko Ari Araya, Akbar Firmansyah dan Ricky Kambuaya.

Banyaknya pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia, membuat Persebaya merasa gusar mengingat persaingan perebutan posisi di klasemen Liga 1 sementara sangat ketat.

Baca Juga:  Ketika Pemain Sepakbola Wanita Terbaik Dunia Idolakan Pemain Putri Asal Temanggung

Seperti diketahui, Persebaya sedang bersaing dengan Bhayangkara FC, Arema FC, Dan Bali United dalam perebutan gelar juara. Persebaya di posisi keempat klasemen sementara dengan 41 poin dari 21 laga.

Presiden Persebaya, Azrul Ananda, berharap PSSI untuk membatasi pemanggilan pemain setiap klub yang bergabung bersama timnas U-23 di Piala AFF U-23 2022 yang akan bergulir 14-24 Februari.

Disamping itu, Piala AFF U-23 memakan waktu yang cukup panjang dan bukan merupakan agenda resmi FIFA, meski Indonesia datang sebagai juara bertahan.

Baca Juga:  Hasil Piala AFF U-16: Kamboja Lumat Australia dengan Skor 4-2

”Di satu sisi, kami bangga pemain-pemain muda binaan Persebaya jadi andalan dan selalu jadi pilihan di Timnas. Di sisi lain, kami tentu keberatan dan menolak kalau terus menerus pemain kami yang diambil paling banyak,” kata Azrul Ananda.

”Ini merugikan tim-tim yang justru melakukan investasi dan pembinaan dengan baik,” tambahnya.

Persebaya memang menjadi penyumbang pemain ke Timnas Indonesia sejauh ini mulai dari Piala AFF 2020. Terhitung empat pemain disumbangkan ke Timnas Indonesia, yakni Ernando Ari Sutaryadi, Rizky Ridho, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto.

Baca Juga:  Exco PSSI : Kita Tak Pernah Rapat Soal Keluar Dari AFF!

”Sementara klub lain dengan mudah mengambil saja pemain-pemain naturalisasi dan minim investasi di pembinaan.

Harus ada jalan keluar lebih baik mengenai masalah fundamental sistem sepak bola di negara kita ini,” lanjutnya.

Persebaya dikenal sebagai pencetak pemain muda berbakat sejauh ini. Ernando Ari merupakan kiper berusia 20 tahun.

Ada Rizky Ridho yang juga berusia 20 tahun. Belum lagi Marselino Ferdinan yang masih berusia 17 tahun.

close