Bonek: Sepak Bola Malam Itu Untuk Siapa? PT LIB dan PSSI Jelaskan Secara Rinci

Bonek: Sepak Bola Malam Itu Untuk Siapa? PT LIB dan PSSI Jelaskan Secara Rinci
Bonek: Sepak Bola Malam Itu Untuk Siapa? PT LIB dan PSSI Jelaskan Secara Rinci

AISSEKIYA – Jadwal kick-off BRI Liga 1 2022/2023 masih menyisakan sejumlah masalah kepada para penggemar sepak bola. Dimana, dalam beberapa laga masih dilaksanakan pada malam hari, yaitu pada pukul 20.30 WIB.

Klub asal ibukota Jawa Timur, Persebaya Surabaya, menjadi satu tim dari beberapa tim yang jadwal kick-off nya selalu digelar pada malam hari di jam tersebut. Dampaknya, Bonek diharuskan pulang lebih malam karena pertandingan yang diperkirakan selesai pada pukul 22.30 WIB.

Diketahui sebelumnya, pihak manajemen Persebaya Surabaya juga sudah mengajukan surat kepada PT LIB selaku penyelenggara kompetisi untuk memberikan pertimbangan untuk merubah jadwal. Persebaya mendapatkan jadwal menghadapi Persita Tangerang di Surabaya pada 1 Agustus 2022 kemarin dalam kick-off jam malam tersebut.

Bahkan, permintaan tersebut juga diajukan oleh Polrestabes Surabaya yang bertugas mengamankan setiap pertandingan Persebaya. Akan tetapi, PT LIB  masih bertahan dan pertandingan masih tetap dilaksanakan pada pukul 20.30 Wib. Kabar terbaru, Persebaya kembali mengirimkan surat pada tanggal 5 Agustus 2022 kemarin.

Baca Juga:  Victor Igbonefo Bakal Kembali Perkuat Persib Dengan Menggunakan Topeng

“Persebaya Surabaya mengirimkan surat lagi ke PT LIB. Untuk memonitor kembali pertandingan di atas jam 19.00 WIB,” ujar Ram Surahman selaku sekretaris Persebaya.

“Hal ini juga digunakan sebagai pengingat dari apa yang sudah dijanjikan oleh Direktur Operasional PT. LIB, Pak Sudjarno yang sebelum ini akan meninjau jadwal pertandingan kemalaman. Semoga saja didengar, supaya tidak ada pertanyaan lagi, sepak bola terlalu malam itu untuk siapa,” lanjut Ram Surahman.

Situasi ini memancing reaksi Bonek yang terdampak akan jadwal laga yang larut malam. Supporter Persebaya itu akan menyampaikan suaranya di depan kantor Indosiar di  Surabaya pada hari Selasa (9/8/2022).

“Sudah dua kali pihak manajemen Persebaya mengirimkan surat ke PT LIB mengenai jadwal laga yang kemalaman. Dari Polrestabes Surabaya juga sama. Aksi kami nanti pada 9 Agustus 2022 merupakan aksi permulaan,” tutur tokoh Bonek, Andie Peci.

Baca Juga:  Pura-Pura Cidera Parah, Zulham Zamrun Bangun Saat Ditandu

Jawaban PT LIB

Atas surat yang berdatangan kepada PT LIB, Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur Utama PT LIB menghargai rencana Bonek untuk berunjuk rasa mengenai jadwal yang larut malam. Akan tetapi, Lukita mengingatkan bahwa tidak semua partai kandang Persebaya mendapatkan jadwal main di malam hari.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak setiap orang. Akan tetapi, ada baiknya jika benar-benar berdasarkan fakta dan mempertimbangkan berbagai dampak secara menyeluruh,” tutur Lukita, Sabtu (6/8/2022).

“Tidak semua partai kandang Persebaya berlangsung malam hari, ada juga yang sore. Semua waktu kick-off sudah dikoordinasikan dengan pihak broadcaster. Itu karena, official Broadcaster butuh waktu untuk persiapan promo dan sebagainya. Jadi semuanya harus paralel,” jelasnya.

“Soal waktu kick off 20.00 WIB atau 20.30 WIB yang dianggap kemalaman sebenarnya relatif. Harus dilihat dari berbagai sisi. Mengenai hal ini, sepak bola Indonesia sekarang sudah jadi Industri,”

“Tidak melulu tentang aspek teknis atau pertandingan yang dijadikan pertimbangan. Tapi, juga melihat aspek komersial, kebutuhan sponsor, hingga kecenderungan pasar atau penonton di televisi,” pungkas Lukita.

Baca Juga:  Messi Thailand Alami Cedera Saat Lawan Malaysia Di Kings Cup

Tanggapan PSSI

Mochamad Iriawan, selaku ketua umum PSSI juga memberikan tanggapan tentang wacana bonek yang bakal demo terkait kick off terlalu malam.

“Sudah kami komunikasikan dengan Emtek dan kepolisian melalui PT LIB. Semoga ada solusi terbaik bagaimana. Kalau main malam, hampir semua klub juga dapat jatah main main malam,” terang Iwan Bule di saat ditemui berada di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (6/8/2022).

“Di luar negeri pun juga seperti itu. Kalau penontonnya banyak dari Asia, mereka akan bermain siang hari,”

“Jadwal itu sudah terbentuk dan sudah ada. Pihak broadcaster juga telah siapkan hak siar dan juga jam mulainya. Jadi kami mohon pengertiannya. Kemungkinan bakal dievaluasi lagi ke depannya,” tutupnya.

close