Bisa Denda 1 Miliar, Nobar Piala Dunia 2022 Tanpa Izin

Larangan Nonton Bareng Piala Dunia

Pemilik hak siar Piala Dunia 2022 dan Premiere League, Media SCM, memberikan informasi kepada seluruh penggemar sepakbola untuk tidak mengadakan acara nonton bareng sembarangan.  Apabila masih melanggar maka sanksi hukum akan dijatuhkan.

PT. Surya Citra Media, Tbk ( SCM ) selaku pemilik hak siar Piala Dunia 2022 dan Premiere League dari musim 2022 hingga 2025.

Demi melindungi hak siarnya, PT. Surya Citra Media bekerja sama dengan instansi yang terkait, seperti Bareskrim Polri, HAM RI, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum.

Baca Juga:  Thomas Doll: Persija Jakarta Lebih Baik Dibanding Manchester United

Bahkan, SCM menjadikan anak perusahaan PT. Indonesia Entertainmen Group (IEG) sebagai mitra yang terkait akan pengelolaan hak siar dlm kegiatan nonton bareng. Selaku pembeli hak siar Piala Dunia 2022 dan Premiere Legue, Properti dua ajang tersebut akan menjadi hak komersial SCM dengan sepenuhnya.

Tidak diperbolehkannya disaksikan banyak penggemar, terlebih mencari keuntungan pribadi dengan diharuskan membeli tiket masuk, para komunitas yang biasa mengadakan acara nonton bareng kini harus memiliki izin.

Baca Juga:  Sempat Marah, Pelatih Vietnam Sanjung Tinggi Gestur 'Guard Of Honnor' Para Pemain Indonesia

“Perlu diketahui, yang Namanya nobar, entah itu iuran atau tidak iuran, itu wajib meminta izin. Jangan di pelintir omongan saya,” terang Hendy, Direktur Indonesia Entertainment Group.

“Apakah jika saya kumpul nonton sama teman di rumah boleh? Boleh lah. Tapi missal kamu mengumpulkan massa, berapapun jumlahnya berada di tempat umum, entah itu iuran atau tidak, itu tetap harus izin,” tambahnya.

Mulai dari kampung hingga pos ronda, dengan tegas SCM melarang kegiatan nonton bareng. Dengan biaya yang sudah dibilang murah, penyelenggara menghimbau untuk menghargai kerja keras pihaknya agar tidak adanya lagi pembajakan hak siar yang sudah disediakan oleh PT. Surya Citra Media, Tbk.

Baca Juga:  Kemenangan Persib Bandung Atas PSIS Diwarnai Dengan Momen Kontroversial

Irjen Pol. Anom Wibowo yang juga turut hadir dalam konferensi pers tersebut menegaskan bahwa di dalam Undang-Undang nomor 28 tahun 2014 mengatur tentang hak kekayakaan intelektual. Pasal 25 ayat 1 ancaman pidana empat tahun dan denda maksimal Rp1 Miliar.

close