Bayaran Jordi Amat Terlalu Murah, Harusnya Tim Liga 1 Bisa Tikung

Jordi Amat

Pemain keturunan Indonesia, Jordi Amat, dikabarkan bahwa dirinya baru menampik penawaran yang dilayangkan oleh tim besar Liga Yunani, Panathinaikos.

Menurut informasi, Alex Talpes selaku agen Saddil Ramdani, mengkonfirmasi jika Jordi menampik tawaran tersebut.

Hal itu mengemuka selepas Alex Talpes berbincang dengan agen Jordi, Jose.

“Saya punya rekan di Yunani dan kamu tak bisa berbicara dengan Bahasa Yunani,” ungkap Jose pada Talpes.

“Setelah saya berkata ini pada anda, saya memberitahu jika Panathinaikos tak bisa membayar uang yang mencari Jordi, kemudian Jordi juga tak ingin datang untuk sekarang ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Demi Juara, Argentina Bertekad Pulangkan Belanda Dari Piala Dunia

Dari pernyataan tersebut, kemudian muncul satu pertanyaan mengenai seberapa besar gaji yang diterima oleh Jordi Amat?

Menurut seberapa banyak gaji pada musim lalu, sosok Jordi Amat menerima 369 ribu pounds per musim seperti dikutip Salary Sport.

Besaran itu setara dengan Rp 6.7 miliar per tahun. Apabila dibagi 12 bulan, Jordi menerima gaji senilai Rp559 juta per bulan. Besaran gaji itu berangsur turun daripada nominal yang dia terima ketika berkostum Swansea di musim 2015/16.

Baca Juga:  Antiklimaks, Kalah Dari Kroasia, Timnas Jepang Pilih Lakukan Membungkuk Maaf Ke Pendukung

Seperti dikutip Capology.com, Jordi menerima 30 ribu pounds per minggu atau sekitar 120 ribu pounds per bulan. Jumlahnya sekitar Rp2.2 miliar per musim.

Diasumsikan saja jika bayaran Jordi tak terlalu banyak berubah ketimbang musim lalu, besar kemungkinan dia dapat ditebus oleh tim-tim di Liga 1.

Di sisi lain, pemain paling mahal dalam skuad timnas Indonesia, Marc Klok, punya pasar yang diprediksi menerima gaji Rp7.8 miliar per musim. Maka bayaran Jordi senilai Rp6.7 per tahun lebih kecil daripada Klok.

Baca Juga:  Jadi Ladang Pembantaian Brasil vs Korea, Stadion 947 Resmi Dibongkar

Sabtu, 25 Juni 2022 lalu, sang pemain akhirnya ikut berkomentar tentang desakan netizen yang memintanya bermain di Eropa. Jordi berkata bahwa Liga Asia serta Eropa sama-sama berkualitas.

“Banyak sekali orang yang mengirim pesan pada saya #stayineurope,” tulis Jordi Amat.

“Saya bermain di sana disepanjang karir. Ada sejumlah liga terbaik dunia. Namun khususnya orang Asia, kamu harus berbangga diri dengan apa yang dilakukan di Asia,” imbuh Jordi.

close