Aji Santoso Ingin Lihat Taisei Marukawa Bisa Apa Tanpa Persebaya

Aji Santoso Ingin Lihat Taisei Marukawa Bisa Apa Tanpa Persebaya
Aji Santoso Ingin Lihat Taisei Marukawa Bisa Apa Tanpa Persebaya

Aissekiya.com– Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso meminta kepada seluruh fans Bajul Ijo untuk tidak menyesali kepergian Taisei Marukawa.

Diketahui, Taisei Marukawa resmi bergabung dengan PSIS Semarang belum lama ini. Tentu hal tersebut cukup mengejutkan karena Taisei dan Persebaya sudah sangat cocok.

Meski begitu, Aji Santoso tak menampik pihak manajamen Persebaya kurang usaha dalam mempertahankan Taisei Marukawa.

Namun, ia sendiri tegas menyebutkan bahwa Taisei Marukawa memang ingin pergi dan mencoba tantangan baru. Jadi menurutnya buat apa mempertahankan pemain yang sudah tidak sepenuh hati ingin bertahan.

BACA JUGA:  PSSI Buka Peluang Panggil Kiper Sampdoria Emil Audero Mulyadi

Aji Santoso juga penasaran apakah Taisei Marukawa bisa tampil lebih baik disaat bersama Persebaya dan klub lain.

“Jadi kepergian Marukawa tidak perlu disesali berlebihan. Memang orang banyak yang senang dengan Marukawa, tapi kalau sudah pergi (mau bagaimana lagi),” kata pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

BACA JUGA:  Hasil Piala AFF: Timnas Indonesia Gilas Kamboja

“Yang jelas dia mengatakan kepada saya, dia ingin mencari tantangan baru. Mungkin dia berpikir (sudah) sukses di Persebaya pada tahun pertama di Indonesia (sehingga) akan mencoba tantangan baru.”

“Kita lihat nanti, apakah Marukawa bisa sukses atau tidak jika bukan di Persebaya. Apakah dia bisa main sebagus di Persebaya? Apakah dia bisa mencetak 17 gol? Kita lihat nanti,” imbuh Aji Santoso.

BACA JUGA:  Jelang Terbang ke Dubai, PSSI Resmi Tunjuk Endri Erawan dan Kombes Pol Sumardji Jadi Manajer Timnas Indonesia

“Agennya sendiri menjadikan prioritas bagi Marukawa untuk tetap stay di Persebaya. Namun, kalau pemainnya punya pikiran berbeda ya tidak mungkin,” terang pelatih terbaik Liga 1 2021-2022 itu.

“Saya juga tidak mau, Taisei punya keinginan mencari tantangan baru dengan pindah dari Persebaya. Tidak mungkin saya paksa dia untuk bertahan,” lanjutnya.

“Akhirnya, dia di sini sudah tidak ada hati buat apa. Jadi, sepak bola itu juga masalah hati,” pungkasnya.

close